Advertisement

Wednesday, April 16, 2014

Mengenal Nilai Not Balok

BelajarDrumIman.com - Pada sharing saya kali ini saya akan membahas mengenai mengenal nilai not balok. Tentunya untuk pelajaran yang akan saya sharingkan kali ini teman-teman sudah harus terlebih dahulu mengenal mengenai nama not baloknya dulu. Baru kemudian disini kita akan belajar hubungan antara not baloknya seperti apa yang ditandai dengan nilai not balok disini, baru nanti teman-teman akan jauh lebih mudah untuk mengerti mengenai time signature kalau teman-teman sudah mengetahui hubungan antara not balok dan juga tanda istirahatnya ya.

Yuk Kenalan Dengan Nilai Not Balok


Nah ini saya sudah membuatnya di digital drawing tablet saya, jadi lebih enak, ngga harus difoto dulu, tinggal tulis aja. Kalau tulisannya kurang rapih ngga papa ya? Ini asli tulisan saya tapinya lho. Hihihi kriuk kriuk nyam nyam.

Mengenal Nilai Not Balok

Jadi nilai not yang seperti ini yang harus kita ketahui, ada yang menuliskannya seperti gambar pohon begitu, tapi intinya sih sama aja. Dimana satu buah not penuh itu nilainya adalah sama dengan dua buah not setengah, dan satu buah not setengah nilainya adalah sama dengan dua buah not seperempat.
Kemudian satu buah not seperempat nilainya adalah sama dengan dua buah not seperdelapan dan seterusnya seperti terlihat pada gambar di atas ini.

Nanti ketika kita berbicara mengenai tanda birama selanjutnya adalah kalau not seperempat ditetapkan mempunyai nilai satu ketuk di dalam time signature 4/4 maka not setengah itu nilainya berapa ketuk? Pastinya nilainya akan menjadi dua ketuk dong ya? Bingung? Ngga dong?

Kita lihat lagi kalau bingung pada gambar di bawah ini, saya berikan soal ya..

Soal Nilai Not Balok Iman Prabawa

Ngga bingung melihat soal yang saya berikan di atas kan? Nah ini nantinya tinggal ditambahkan informasi, misalnya kalau di time signature 4/4 atau 3/4 atau 5/4 atau tanda birama apa pun yang di bagian bawahnya adalah angka 4, itu artinya bahwa not seperempat yang ditentukan mendapatkan satu ketuk. Sementara kalau time signature seperti 5/8 atau 7/8 atau 6/8 dimana di bagian bawahnya adalah angka 8, berarti not seperdelapan yang ditentukan mendapatkan nilai satu ketuk.

Nanti baru kita akan mengacu kepada gambar nilai not yang sudah saya berikan di atas. Nah saya berikan jawabannya ya buat teman-teman yang ingin tahu jawaban dari soal latihan yang saya berikan di atas. Yuk kita lihat jawabannya di gambar di bawah ini.

Nilai Not Balok Iman Prabawa

Bisa dan ngga salah kan jawaban dari teman-teman? Masih gampang nih! Nanti kalau sudah saya sertakan dengan ada tanda biramanya, baru deh teman-teman akan menjadi mulai bingung. Tapi kalau teman-teman kuasai dengan baik sebenarnya hal ini tidak akan menyebabkan kebingungan buat teman-teman kalau menurut saya sih.

Karena memang dasarnya dulu sudah dapat, tinggal kemudian teman-teman bisa tingkatkan terus menerus dengan banyak latihan dan latihan tentunya. Nah kalau teman-teman ada yang ingin ditanyakan, silakan bisa bertanya melalui facebook saya atau bisa juga dengan teman-teman langsung les drum saja dengan saya dengan mengklik pada banner di bawah ini untuk informasi detail mengenai les drum dengan saya.

http://www.belajardrumiman.com/p/les-drum.html

Atau kalau hanya ingin belajar not baloknya saja juga bisa, disitu dijelaskan dan ada videonya juga dimana saya mengajarkan membaca not balok kepada murid saya yang tidak bermain drum. Dia bermain piano, tapi saya tidak mengajarkan cara bermain pianonya, saya hanya mengajarkan cara membaca not baloknya saja.

Kalau begitu sampai ketemu di pelajaran dan sharing drum saya berikutnya. Sampai jumpa dan salam drummer!



Baca juga :
  1. Panduan Memilih Guru Drum
  2. Les Drum Berapa Lama Sampai Bisa?
  3. Mengenal Not Balok Untuk Drum

Ini Pad Drum Bukan Tempat Duduk!

BelajarDrumIman.com - Di artikel ini pad drum bukan tempat duduk saya ingin sharing aja, masih tentang drum dong pastinya tapi seputar pad drum dan pengalaman pribadi saya aja dan ternyata juga dialami oleh banyak guru-guru drum lainnya. Hihihi kriuk kriuk nyam nyam.

Buat teman-teman yang belum tahu pad drum itu apa, silakan bisa membaca dulu artikel saya yang berjudul Apa Itu Pad Drum dan yang penasaran sama harga-nya pad drum itu berapa, habis biasanya kalau sudah dibahas mengenai sesuatu, pertanyaan berikutnya adalah harganya berapa? Itu sering banget saya alami, padahal niat untuk membeli pun juga belum ada, tapi tahu harganya kan boleh-boleh saja tho?

Silakan teman-teman bisa membaca artikel saya yang berjudul Harga Pad Drum. Nah sekarang saya mau sharing seputar pad drum ini. Nih kita lihat pad drum yang ada di kelas belajar drum Iman Prabawa saya. 

Ini Pad Drum Bukan Tempat Duduk

Ini Pad Drum Bukan Tempat Duduk Lho..


Hihihi ada tulisannya kaya gitu ya? Habis beberapa kali saya alami, juga waktu di Bogor ada teman yang menduduki pad drum itu, dipikir bangku kali ya? Jadi didudukin aja deh. Oh iya saya juga waktu ke Batam mampir ke tempat teman saya mengajar, teman saya itu mengajar di Yamaha Batam, saya melihat pad drum yang ditulis seperti ini.

Sebenarnya sih idenya dari teman saya itu, dan saya langsung ketawa dan senyum-senyum sendiri ngeliat tulisan yang ada di pad drum. Saya tanyakan ke dia, kenapa dia tulis seperti itu? Dia jawab karena banyak orang tua yang mengantar anaknya les drum kemudian dia ingin ikut masuk melihat anaknya les drum lalu melihat pad drum itu dan disangka tempat duduk lalu dia duduklah di pad drum itu.

Atau lebih baik lagi buat pad drum berbentuk kursi kali ya? Jadi bisa sekalian jadi kursi juga kalau lagi ngga digunakan sebagai pad drum! Hihihi.. Boleh juga tuh idenya! Sapa tau nanti malah jadi booming? Karena banyak guru-guru drum yang merasakan hal yang sama, pad drum yang ditaro di stand snare malah jadi tempat duduk.

Kadang saya heran sendiri, memang terlihat seperti tempat duduk ya? Pernah waktu itu saya miringkan pad drumnya, ada yang berusaha dibuat lurus kemudian tetap aja diduduki. Dibuat lurusnya tidak dengan memutar tuas yang ada di stand snare tersebut tapi posisinya dipaksa untuk bisa lurus! Hehehe..

Saya ngeri sendiri kalau dipaksa seperti itu, kan bisa jadi malah jadi dol karena dipaksa tho? Saya mengalami beberapa stand yang jadi dol di studio rental saya akibat yang main tidak mau atau mungkin tidak tahu caranya memutar tuasnya, jadi dia hanya menarik paksa saja, sehingga mau ngga mau akan bergerak, tapi akhirnya jadilah dol deh tuasnya.

Ada drummer-drummer lain yang juga merasakan hal yang sama dengan yang saya alami? Ayo disharingkan di komentar di bawah sehingga kita bisa tahu berapa banyak orang yang mengalami hal yang sama seperti yang saya alami. Hehehe..

http://www.belajardrumiman.com/p/les-drum.html

Kalau begitu sampai ketemu di sharing mengenai pembelajaran drum saya yang lainnya ya. Kalau teman-teman ingin ikutan bergabung dengan group belajar drum yang saya buat di facebook silakan aja. Silakan dicari group facebook yang bernama Belajar Drum Pemula Iman Prabawa. Salam drummer!



Baca juga :
  1. Apa Kegunaan Pad Drum?
  2. Stick Drum Apa Yang Bagus?
  3. Mengenal Reverse Paradidle

Tuesday, April 15, 2014

Carpal Tunnel Syndrome Apakah Itu?

BelajarDrumIman.com - Carpal Tunnel Syndrome apakah itu? Pasti banyak teman-teman drummer yang belum mengetahui mengenai Carpal Tunnel Syndrome atau yang biasa disingkat dengan sebutan CTS. Nah kali ini saya akan membahasnya dikarenakan juga saya pernah mengalaminya, walaupun mungkin belum terlalu parah nanti di dalam artikel ini juga saya akan menerjemahkan sebuah artikel yang saya rasa bagus sekali mengenai pengakuan Thomas Lang yang terkena Carpal Tunnel Syndrome ini yang saya translate dari websitenya Mike Dolbear.


Apa Sih Carpal Tunnel Syndrome Itu?


Carpal Tunnel Syndrom atau CTS itu adalah sebuah penyakit yang dialami di bagian pergelangan tangan kita yang diakibatkan oleh terjepitnya syaraf Nervus Medianus di telapak tangan kita. Saya waktu itu sempat posting di salah satu forum drummer dan kebetulan ada calon dokter yang mengerti dan paham mengenai penyakit ini, kemudian dia memberitahukan bahwa ini sebenarnya adalah karena syaraf Nervus Medianus kita ini terjepit karena sering digunakan.

Dan Carpal Tunnel Syndrome ini menurut dia sangat bisa menyebabkan kelumpuhan pada tangan kita. Ngeri ya? Nah sekarang saya mau langsung saja mentranslate seorang drummer dunia yang sudah pernah terkena penyaki Carpal Tunnel Syndrome ini. Drummer tersebut namanya adalah Thomas Lang. Pasti teman-teman sudah pada tahu dong mengenai Thomas Lang ini? Tapi mungkin teman-teman belum mengetahui kalau Thomas Lang ini menderita Carpal Tunnel Syndrome dan juga sudah menjalani pembedahan untuk penyembuhannya. Yuk kita simak artikel di bawah ini.

Mengenal Carpal Tunnel Syndrome


Carpal Tunnel Syndrome adalah sesuatu yang dialami oleh banyak drummer namun hanya sedikit drummer yang mau mengakuinya. Hal ini disebabkan oleh pembengkakan pada tendon yang melewati bagian tulang melalui pergelangan tangan Anda, atau Carpal Tunnel. Pembengkakan ini dapat menempatkan tekanan pada saraf yang juga melewati Carpal Tunnel Anda, dan menyebabkan masalah seperti mati rasa dan kehilangan kontrol.

Berikut ini adalah hasil wawancara antara Bob Henrit dengan Thomas Lang yang didiagnosa mengalami Carpal Tunnel Syndrome ini dan telah menjalani operasi untuk penyembuhannya.

Thomas Lang dan saya bertemu di London Drum Show dan ia menunjukkan beberapa gambar dari tangannya setelah ia menjalani operasi karena Carpal Tunnel Syndrome yang dideritanya.

Kapan kamu menyadari bahwa kamu terkena CTS ini?

Saya tidak mengetahui bahwa ini adalah penyakit Carpal Tunnel Syndrome sampai ketika saya ke dokter dan kemudian dokter tersebut melakukan serangkaian tes, kira-kira sekitar dua tahun yang lalu. Mungkin sekitar 7 tahun yang lalu saya mulai merasakan perasaan mati rasa, nyeri dan beberapa gejala lainnya, dan baru 2 tahun yang lalu saya akhirnya pergi ke dokter dan memeriksakannya.

Dokter itu mengatakan kepada saya bahwa penyakit yang saya derita adalah Carpal Tunnel Syndrome. Saya pikir mati rasa ini hanyalah soal salah urat, sirkulasi darah yang kurang baik, atau otot yang menjepit syaraf. Saya telah menjalani physical therapy, pemijatan, akupunktur selama beberapa tahun dan semua orang mengatakan kepada saya bahwa itu adalah masalah urat saja tapi ternyata tidak! Ini adalah penyakit Carpal Tunnel Syndrome.

Mati rasanya kamu alami pada waktu malam hari?

Pada waktu tidur saya tidak merasakannya, namun ketika saya bangun seringkali saya langsung merasakannya. Hal itu terjadi sekitar setahun hingga dua tahun yang lalu.

Ada beberapa pemikiran bahwa kegiatan mengetik adalah hal yang dapat menyebabkan Carpal Tunnel Syndrome.

Saya tidak banyak mengetik dan menurut pendapat dokter bedah saya, penyebab utama dari Carpal Tunnel Syndrome ini adalah kegiatan yang melibatkan hal-hal seperti menggenggam dan getaran, kombinasi antara dua hal tersebut. Banyak dari para bikers, yang mengendarai motor dengan intensitas yang bisa dibilang sering, mengalami Carpal Tunnel Syndrome. Para pembalap motocross profesional, pembalap mobil, siapa pun yang mengendarai kendaraan dengan tingkat intensitas yang tinggi, menggenggam setir mobil, kombinasi antara menggenggam dengan erat dan mengalami dan merasakan getaran yang terjadi. Hal-hal inilah penyebab utama dari penyakit Carpal Tunnel Syndrome.

Mereka juga berbicara bahwa kegemukan adalah penyebab dari Carpal Tunnel Syndrome dimana hal ini tentunya tidak berlaku untuk anda, karena anda bukan seorang yang gemuk. Mereka juga berkata bahwa Carpal Tunnel Syndrome tidak dapat dicegah, hal ini pasti akan terjadi dan Carpal Tunnel Syndrome merupakan faktor genetik.

Ya betul sekali, dokter bedah saya juga menyatakan bahwa memang ada faktor genetik dalam hal ini, namun saya sendiri sudah berbicara dengan keluarga saya dan bertanya apakah ada yang pernah mengalami penyakit ini sebelumnya di sejarah keluarga saya, dan ternyata tidak ada yang pernah mengalami penyakit ini sebelum saya. Jadi Carpal Tunnel Syndrome ini juga bisa diakibatkan oleh sebuah aktivitas yang salah.


Berbicara mengenai aktivitas, apakah menurut kamu aktivitas bermain drum adalah penyebabnya?

Ya, menurut saya itulah satu-satunya penyebabnya.

Satu-satunya penyebabnya??

Satu-satunya alasan dalam kasus saya dan menurut dokter juga bermain drum adalah satu-satunya alasan dalam kasus saya, karena saya tidak melakukan hal-hal lainnya yang dapat menyebabkan penyakit ini. Aktivitas yang saya lakukan secara ekstreme hanyalah bermain drum.

Jadi apakah hal ini menyebabkan kamu merubah cara kamu dalam memainkan drum? Ataukah kamu tetap memainkan drum dengan cara yang sama seperti dulu?

Tidak! Saya sekarang merubah banyak hal, mulai dari hal yang paling dasar sekali, seperti cara memegang stick, pendekatan terhadap memainkan drum, ukuran stick.. pokoknya semuanya! Saya bahkan mendesign stick baru saya dengan Vic Firth. Sekarang saya merubah cara memegang stick saya dari yang tadinya traditional grip menjadi match grip. Saya merubah stick drum saya juga, juga konfigurasi dari set up drum saya juga saya rubah, sudutnya, semuanya. Hal ini membuat saya memikirkan ulang pendekatan saya dalam memainkan drum.

Saya tidak menyadari kalau kamu merubah cara memegang stick kamu, apakah kamu sekarang bermain dengan dua cara memegang stick tersebut?

Saya hanya memegang dengan match grip sekarang ini.

Dan kamu merasakan bahwa match grip lebih baik?

Saya merasakan buat saya ini lebih baik, lebih terasa seimbang. Saya sekarang lebih sedikit merasakan masalah seperti rasa nyeri atau rasa-rasa seperti itu. Tangan kiri saya belum terbiasa tapi saya akan terus membiasakannya.

Akan terbiasa?

Ya. Dan saya merasakan perkembangan yang cukup signifikan.

Jadi apabila kamu bisa melatihnya dengan satu tangan maka tangan yang satunya lagi pasti akan bisa kamu latih juga?

Betul sekali! Kebanyakan orang melatih dan membiasakan kedua tangannya. Saya coba mundur dan mengingat kembali ke belakang. Saat pertama kali saya merasakan mati rasa di tangan saya adalah saat setelah saya selesai bermain drum. Apabila saya manggung selama dua jam, kira-kira setelah satu jam pertama saya baru mulai merasakan perasaan mati rasa ini, di antara lagu-lagu yang sedang saya mainkan, saya perlu untuk menurunkan tangan saya sebentar, menggerak-gerakkan jari saya, membiarkan darah turun ke tangan saya dan kemudian perasaan mati rasa itu akan hilang . Dan saya pun bisa memainkan lagi dua atau tiga lagu kembali.

Lalu kemudian perasaan mati rasa itu akan terasa kembali, dan saya akan melakukan hal yang sama lagi, atau saya akan bermain drum dengan hanya satu tangan dan membiarkan tangan saya yang satunya beristirahat. Setelah sekian tahun kemudian saya merasakan bahwa hal ini dimana saya menggerak-gerakkan tangan saya untuk menghilangkan perasaan mati rasa ini tidak bisa lagi menghilangkan rasa mati rasa ini lagi. Bahkan rasa mati rasa ini muncul ketika saya tidak sedang memainkan drum, contohnya saat saya sedang memegang pena dan kemudian menulis atau menggambar, atau saat saya lagi menyiram tanaman.

Hanya dengan menggenggam sesuatu dengan erat, tidak memainkannya dengan keras dan agresif pun, namun melakukan hal-hal biasa seperti menggambar, melukis, menulis, hal-hal itu saja bisa menyebabkan rasa mati rasa di tangan saya.

Disini saya merasakan bahwa sebenarnya ada masalah dengan tangan saya dan saya merasakan tangan kanan saya yang lebih berat masalahnya. Hanya setelah saya menjalani operasi, baru saya sadar bahwa selama 5 tahun belakangan ini saya tidak bisa merasakan apa pun dari jari-jari saya. Saya meng-sms istri saya dari rumah sakit dan untuk pertama kalinya setelah 5 tahun saya merasakan ada rasa di jari-jari saya ketika saya menyentuh telepon genggam saya. Begitu saya pulang ke rumah ketika saya mengetik di komputer saya juga menyadari saya bisa merasakan sentuhan yang saya rasakan di jari-jari saya yang dulu selama 5 tahun tidak saya rasakan. Jadi saya baru merasakan betapa dulu selama 5 tahun itu betul-betul buruk sekali, saya tidak bisa merasakan apa-apa, dan setelah operasi ini saya mulai bisa merasakan kembali semuanya karena tangan saya sekarang sudah kembali menjadi normal.


Tangan kiri saya yang selama ini saya rasakan baik-baik saja, sekarang menjadi tangan yang buruk setelah tangan kanan saya dioperasi karena saya sekarang jadi bisa merasakan perbedaan yang jelas antara tangan kiri saya dan tangan kanan saya. Hal ini akan berangsur-angsur menjadi tambah buruk lagi kalau kita tidak melakukan pengobatan, semakin ditunda mengobatinya maka tangan kita akan semakin buruk lagi mati rasanya dan akan semakin tambah parah. Dokter bedah saya mengatakan semakin lama anda biarkan tangan anda tersebut maka akan semakin memburuk dan akan semakin sulit saja nantinya untuk bisa disembuhkan dan dikembalikan kepada kondisi yang normal. Bahkan anda nanti bisa saja harus menjalani pembedahan endoscopic.

Saya melihat foto-foto dari tangan kamu, jelas terlihat bahwa tangan kamu menjalani operasi pembedahan. Mengapa tidak dilakukan pembedahan endoscopic terhadap tangan kamu?

Saya tidak mau, karena prosedur Brown ini yaitu nama dari prosedur operasinya, prosedur endoscopic adalah merupakan prosedur yang tingkat keberhasilannya kecil sekali. Prosedur ini hanya membedah bagian kecil dari Carpal Tunnel kita. Dengan operasi menyeluruh, open carpal tunnel decompression surgery, mereka membedah dengan bedahan yang besar dari bagian tunnel kita sehingga bagian tersebut tidak akan bisa berkembang secara bersamaan. Sehingga nantinya tidak akan terjadi lagi tekanan disitu. Hal ini jauh lebih aman namun proses penyembuhannya jauh lebih lama.

Berapa lama?

Saya menjalani operasi pada tanggal 18 July dan pada tanggal 12 Agustus saya sudah bisa lagi manggung di acara Drum Festival di San Jose, jadi kira-kira tiga minggu kemudian saya sudah bisa manggung lagi.

Apa yang dokter bedahnya katakan? Berapa lama seharusnya proses penyembuhannya harus dijalani?

Setiap orang pastinya berbeda-beda proses penyembuhannya, namun dokter saya bercerita bahwa dia mempunyai pasien yang adalah seorang cowboy, yang mana Carpal Tunnel Syndrome yang dia alami ini akibat karena dia menunggang kuda pastinya dan setelah 2 minggu orang tersebut sudah bisa menunggang kuda kembali.

Tapi dia kan cowboy!
Iya betul dia seorang cowboy. Saya juga mengatakan hal yang sama kepada diri saya, dokter saya berkata bahwa proses penyembuhannya memerlukan waktu sekitar 3 hingga 6 minggu, dan setiap orang lama proses penyembuhannya berbeda-beda, hal ini bergantung kepada sikap mereka terhadap diri mereka.

Dalam kasus saya ini saya sudah dibooking untuk bermain di San Jose Drum Festival dan hal itu adalah tanggal 12 Agustus dan sebelum operasi pembedahan saya, saya bermain di Drum Festival di Mexico. Jadi saya pikir cukup waktunya untuk proses penyembuhan saya setelah saya nanti dioperasi. Luka bedahnya belum sembuh sempurna saat saya manggung di acara San Jose Drum Festival jadi sedikit saya rasakan sakit ketika saya manggung, namun saya bersikeras untuk manggung. Luar biasa sekali rasanya dan itu adalah pertama kali saya manggung setelah saya operasi dan tidak terjadi masalah.

Kapan saat kamu mulai memegang drum stick lagi setelah proses operasi?

Saat festival di San Jose tersebut.

Jadi kamu tidak sama sekali memegang stick drum sebelum drum festival tersebut? Kamu sama sekali tidak latihan di pad drum?


Tidak! Saya ingin sembuh terlebih dahulu. Dan saya tidak boleh membuat luka bedah saya basah dengan keringat, dan saat itu adalah musim panas di LA. Saya menjalani dua operasi untuk tangan saya saat itu secara bersamaan, operasi untuk Carpal Tunnel Syndrome dan juga operasi trigger finger release surgery. Mereka membedahnya dan saya bisa memperlihatkan fotonya kepada anda.


Apakah Blue Cross yang menangani hal ini?

Saya mempunyai asuransi privat sendiri.

Yang saya tahu operasinya membutuhkan biaya sekitar $30,000.

Saya tahu operasi pembedahannya tidak murah namun saya mempunyai asuransi.

Bagus. Tentunya itu salah satu alasannya. Saya dengar Carl Parlmer juga menjalani proses operasi ini, banyak musisi juga yang saya dengar mengalami dan menjalani proses operasi pembedahan Carpal Tunnel Syndrome ini. Jadi sekarang sudah sembuh?

Hal yang paling penting adalah menjalani proses therapy dengan baik setelah proses pembedahan. Saya menjalani empat sesi therapy setiap minggunya, setiap sesinya sekitar 2 jam. Saya rasa proses therapy ini yang membuat proses penyembuhan saya berjalan sangat cepat selama 2 minggu.

Terima kasih untuk waktunya Thomas, dan beri tahu kami kalau tangan yang satunya lagi sudah selesai penyembuhannya. 


5 Agustus, 18 hari setelah proses pembedahan

Nah semoga apa yang saya sharingkan pada tulisan saya kali ini bisa bermanfaat buat teman-teman semuanya. Buat teman-teman yang ingin belajar drum bisa mengklik pada banner di bawah ini untuk mendapatkan informasi secara mendetail mengenai biayanya berapa dan alamatnya dimana.

http://www.belajardrumiman.com/p/les-drum.html

Atau teman-teman yang ingin ikut sharing tentang drum bisa juga bergabung di group facebook yang saya buat yang saya beri nama Belajar Drum Pemula Iman Prabawa, silakan dicari aja dan langsung ikutan bergabung. Sampai ketemu lagi kalau begitu di sharing saya yang lainnya, pastinya tetap di blog Belajar Drum Iman Prabawa ini. Salam drummer!



Baca juga :
  1. Rudiment Tapi Tangan Jadi Sakit
  2. Sticking Yang Baik Dalam Sehari Berapa Kali?
  3. Mengenal Drum Shield







Monday, April 14, 2014

Usaha Studio Musik

BelajarDrumIman.com - Di tulisan saya kali ini saya akan sharing mengenai usaha studio musik. Kebetulan ada teman kita yang bertanya mengenai studio musik ini sebenarnya prospeknya seperti apa. Karena saya punya pengalaman selaman 9 tahun pernah punya studio musik berlokasi di Bogor, maka di tulisan saya kali ini saya akan sharing mengenai hal ini. Semoga nanti bisa memberikan pencerahan dan ide buat teman-teman sekalian. Tapi sebelumnya kita baca dulu yuk pertanyaan dari teman kita yang bertanya melalui facebook saya.

Usaha Studio Musik

Pertama yang harus kita pertimbangkan di dalam membuka sebuah studio musik itu adalah apakah akan digunakan untuk pribadi studio musiknya atau untuk disewakan untuk umum. Kalau disewakan untuk umum berarti masuknya adalah bisnis. Dan ketika kita berpikir untuk membuka bisnis dalam hal ini usaha studio musik maka kita harus memikirkan aspek bisnisnya. Apakah bisnisnya akan menguntungkan atau tidak. Ini wajib untuk kita ketahui terlebih dahulu sebelum kita memulai membuka bisnis studio musik.

Membuka Usaha Studio Musik


Katakanlah yang akan kita lakukan adalah membuka usaha studio musik ya, karena kalau hanya untuk membuka studio musik untuk pribadi di rumah sepertinya tidak akan serumit kalau kita memulai usaha sendiri. Karena kalau untuk studio musik pribadi sendiri di rumah kita hanya tinggal mempertimbangkan berapa budget kita, kemudian kita tinggal beli saja.

Kalau budget kita besar berarti kita bisa membeli alat-alat musik yang berkualitas. Setelah itu beres! Kita tinggal langsung bisa memainkannya, paling ya kita perlu untuk membuat peredaman untuk studio kita. Nah kalau teman-teman ingin mengetahui mengenai peredaman studio musik, teman-teman bisa membaca artikel saya yang berjudul Peredaman Studio Musik dan juga artikel saya yang berjudul Rockwool dan Glaswool.

Kalau yang ingin kita buat adalah studio musik yang nantinya akan direntalkan berarti kita harus mulai menghitung berapa budget yang akan kita keluarkan untuk studio musik tersebut. Nah untuk hal ini saran saya adalah kita harus mempertimbangkan kemampuan konsumen kita terlebih dahulu. Kita harus tahu terlebih dahulu pasar mana yang akan kita sasar. Apakah kelas bawah, ataukah kelas menengah atau kelas atas. Kalau kelas bawah berarti budgetnya juga ngga usah terlalu besar, kalau kelas atas yang kita sasar, selain budgetnya yang harus besar kita juga harus tahu konsumen kalangan atas kita itu gimana kita hendak mentargetnya.

Banyak orang yang tidak menyadari betapa pentingnya menetapkan target pasar kita. Kalau teman-teman bilang target pasarnya adalah semua orang, kemungkinan besarnya ke depannya usaha studio musik teman-teman susah untuk berkembangnya dan susah untuk majunya.

Mengapa Menetapkan Target Market Itu Penting


Kenapa? Karena tiap target market itu punya kebiasaan yang berbeda, dimana ini nantinya berhubungan dengan kebiasaan mereka dalam mengeluarkan uang mereka. Itu yang harus teman-teman mengerti. Contoh sederhananya saja begini, kalau teman-teman membuka toko baju, kan ngga mungkin baju untuk semua tho? Ada baju untuk perempuan juga ada baju untuk laki-laki. Itu baru dari jenis kelaminnya saja, belum dari segi umur. Kalau kita bilang kita jualan baju untuk semua, apakah nenek-nenek akan membeli baju yang kita jual? Kan bisa jadi ngga tho kalau ternyata kita jauh lebih banyak menyetok baju anak-anak.

Kemudian hal lainnya adalah beda kelas juga akan pengaruh sekali. Saya memberi contoh hal yang sederhana ya. Mobil Ferrari jelas sekali menyasar kalangan kelas atas. Nah kalau saja Ferrari target marketnya adalah untuk semua kalangan, maka nanti kalangan atas tidak akan mau membeli Ferrari karena gengsinya sudah jelas hilang dan menjadi tidak ada lagi ketika Ferrari misalnya mengeluarkan produk Ferrari murah.

Orang kalangan menengah ke bawah akan dengan senang membeli sementara orang dari kalangan atas akan mundur teratur dan akan berhenti jadi pelanggan setia Ferrari. Jadi memang menurut saya menetapkan target market itu sangat-sangat penting, sehingga nantinya setelah kita menentukan target market kita untuk kalangan apa, kemudian kita mulai mempelajari perilaku konsumen mereka seperti apa sehingga nantinya kita bisa melayani mereka dengan baik.

Menentukan Budget Untuk Studio Kita


Nah setelah kita menentukan target market kita akan menyasar kalangan mana, langkah selanjutnya baru kita mulai menentukan budget kita untuk membeli alat-alat musiknya. Kita harus tahu di lingkungan yang akan kita buka nanti mana yang lebih baik konsumennya, karena memang kebanyakan konsumen studio musik adalah di sekitaran tempat dimana studio musik itu buka. Mungkin ada beberapa orang yang rela jauh-jauh datang hanya sekedar untuk latihan tapi ini biasanya sepengalaman saya jumlahnya tidak terlalu banyak, kecuali memang di daerah tersebut memang tidak ada studio yang bagus.

Budget kita memang sebaiknya ditentukan bukan berdasarkan kemampuan kantong kita tapi berdasarkan kemampuan kantong konsumen karena kalau kita menentukan berdasarkan kemampuan kantong kita, misalnya kita sanggup nih membeli alat-alat mahal untuk studio musik kita, nanti yang harus kita pikirkan adalah kita akan menetapkan harga berapa? Apakah konsumen kita akan sanggup membayar dengan harga mahal juga? Kalau tidak sanggup berarti harganya yang harus diturunkan dong? Nah hal ini sangat tidak bagus sekali dan menurut saya ini akan merupakan awal dari kehancuran.

Kita harus menghitung modal kita berapa dan kemudian kalau kita kenakan harga per jamnya sejumlah rupiah tertentu maka kapan nanti uang kita akan kembali balik? Itu harus sangat kita pikirkan karena kalau tidak kita pikirkan baik-baik maka hasilnya akan persis seperti apa yang saya alami yaitu mengalami kebangkrutan. Saya akui memang itu adalah kesalahan saya dan karena itu saya ingin sharing di tulisan saya kali ini agar teman-teman tidak mengalami hal yang saya alami.

Kendala Mengelola Studio Musik


Biasanya masalah yang saya alami ada beberapa yaitu :
  1. Kita harus waspada dengan yang bekerja dengan kita. Saya mengalami beberapa yang kerja dengan saya, misalnya dalam sehari itu ada 8 band yang latihan tapi yang dicatat hanya 3 band saja, dan 5 bandnya masuk ke kantong penjaga tersebut. Hal ini yang harus kita waspadai, oleh karena itu jangan terlalu menggaji karyawan kita dengan gaji yang terlalu kecil yang akhirnya mereka mau tidak mau mengambil jalan pintas seperti itu.
  2. Persaingan yang tidak sehat. Kenapa saya bilang begitu? Banyak orang yang membuka bisnis studio musik dasarnya dari hobi saja lalu kemudian membuka studio musik dengan alat-alat yang bagus dan dengan harga sewa yang sangat murah sekali. Ini akan mengakibatkan harga jadi jatuh dan akan merusak harga, sehingga ketika kita buka dengan harga mahal orang akan tidak mau latihan di studio kita. Hal ini yang saya akui cukup sulit, walau kita memberikan pengertian bahwa latihan di studio kita itu berbeda dari latihan di tempat lain. Ini membutuhkan usaha kreatif kita untuk membuat konsumen mengerti nilai dari apa yang kita tawarkan dan mengapa sewa di studio kita itu jauh lebih mahal daripada studio yang lainnya.
  3. Studio jadi tempat nongkrong. Karena banyak band dan banyak orang yang datang ini akibatnya dari pengalaman saya akan membuat studio saya menjadi studio dimana orang banyak nongkrong. Awalnya sih hanya nongkrong begitu saja, tapi lama kelamaan ketika studio sepi dan orang tetap banyak yang nongkrong, akhirnya lebih banyak nongkrongnya ketimbang studio kita dijadikan tempat kita latihan. Lebih parahnya lagi ketika jam kosong dan anak band sudah terlanjur akrab dengan yang jaga studio maka waktu kosong itu digunakan untuk iseng-iseng ngejam tanpa mereka membayar. Ini sangat sering saya alami di kala saya mempunyai usaha rental studio musik.
  4. Disiplin pribadi itu penting! Kita harus memisahkan pembukuan untuk usaha studio musik kita dengan untuk kita gunakan untuk keperluan pribadi kita. Karena kalau kita tidak disiplin maka uang yang masuk itu nanti bisa saja kita gunakan untuk keperluan pribadi kita, tanpa kita menyisihkan untuk biaya penyusutan. Dan rasanya kita pegang uang banyak saja namun kenyataannya karena tidak kita pisahkan nanti baru akan kerasa sekali, di saat studio mulai banyak alat yang rusak dan butuh di service atau diganti kita baru sadar bahwa kita tidak punya uang cash sama sekali. Nah ini yang sangat berbahaya dan juga jujur hal ini saya alami di dalam perjalanan bisnis studio musik saya.
Jadi saran saya adalah kalau hendak membuka usaha studio musik wajib dipikirkan baik-baik, dari kemampuan konsumen target market kita. Mereka sanggupnya di harga berapa per jamnya. Misal mereka sanggupnya di harga 25ribu per jam maka kita harus membeli alat-alat musik yang akan bisa memberikan keuntungan untuk kita. Karena tujuan kita kan adalah berbisnis bukan untuk sekedar hobi saja.
Kalau ternyata konsumen kita sanggupnya di harga 25ribu per jam akan sangat tidak menguntungkan kalau kita keluar modal hingga 500 juta rupiah misalnya untuk modal studio musik kita. Nah ini nantinya akan berapa tahun uang 500 jutanya balik kembali ke kita? Bisa-bisa 50 tahun baru balik! Hihihi kriuk kriuk nyam nyam. Hal seperti itu tentunya tidak kita inginkan kan?

Nah semoga apa yang saya sharingkan pada tulisan saya kali ini bisa bermanfaat buat teman-teman semuanya. Buat teman-teman yang ingin belajar drum langsung dengan saya, silakan bisa mengklik pada banner di bawah ini.


Atau kalau teman-teman ingin ikutan sharing di group saya di facebook bisa juga. Silakan aja dicari group yang saya beri nama Belajar Drum Pemula Iman Prabawa di facebook. Kalau begitu sampai ketemu lagi di sharing dan pembelajaran drum saya yang lainnya ya. Pastinya tetap di blog Belajar Drum Iman Prabawa ini. Sampai ketemu dan salam drummer!



Baca juga :
  1. Apa Yang Mesti Dipersiapkan Ketika Rekaman?
  2. Yang Perlu Diketahui Musisi Mengenai Not Balok Dalam Pertunjukan
  3. Perbedaan Drummer Otodidak Dengan Drummer Sekolahan

Sunday, April 13, 2014

Mengenal Drum Shield

BelajarDrumIman.com - Kali ini kita akan mengenal drum shield. Nah ini kebetulan mengenai hal ini ada pertanyaan yang bertanya melalui inbox di facebook saya, sebelum saya menjawab dan sekaligus membahas mengenai drum shield ini. Yuk kita baca dulu pertanyaan dari teman kita di bawah ini, yang menurut saya sangat bagus sekali, dan termasuk pertanyaan yang cukup banyak ditanyakan oleh teman-teman drummer yang lainnya.

Mengenal Drum Shield

 

Mengenal Drum Shield


Kalau teman-teman sering melihat seperti gambar di bawah ini

Drum Trap

Ada seperti kaca melingkari drum tersebut, nah itulah yang disebut dengan drum shield, atau drum screen atau acoustic shield, atau ada juga yang menyebutnya sebagai drum trap. Biasanya sih ini digunakan untuk keperluan live. Apa sih kegunaannya dari drum shield ini? Apakah hanya biar kelihatan lebih keren aja atau untuk apa? Atau biar suaranya lebih keren?

Kegunaan Drum Shield


Drum shield banyak digunakan untuk keperluan live untuk meminimalkan bocoran yang masuk ke dalam microphone drumnya. Kalau di atas panggung atau pada saat bandnya bermain bareng dan kemudian direkam atau ditangkap dengan microphone, maka nanti suara gitar, atau suara bass atau suara keyboard akan bisa ikutan tertangkap juga oleh microphone snare drum, tertangkap juga oleh microphone yang dipasang di tom tom atau overhead drum.

Pokoknya semua microphone yang terpasang di drum pastinya akan menangkap suara lain selain drum. Dulu saya pernah berpikir bahwa namanya kan microphone drum, ya seharusnya dan pastinya dia hanya menangkap suara drum saja! Dia tidak akan menangkap suara yang lainnya.

Ternyata setelah saya belajar, belum ada microphone yang bisa seperti itu. Microphone itu mirip dengan telinga kita. Misal kita berada dalam satu ruangan dimana ada satu band yang bermain disitu. Ada drum, ada bass, ada gitar, ada keyboard, dan ada vokalnya. Bisa ngga kita menyetel telinga kita agar kita hanya mendengar suara drumnya saja?

Atau kita hanya ingin mendengar suara gitarnya saja? Tidak bisa kan? Pastinya semuanya ikutan terdengar juga di telinga kita. Nah begitu juga dengan microphone. Jadi microphone yang dipasang di drum, tidak hanya akan menangkap suara dari drum saja, kalau di dekatnya ada suara gitar, dimana gitar tersebut menggunakan ampli head cabinet yang besar yang terdengar sangat keras, pasti itu akan ikut tertangkap juga di microphone drum.

Yang bisa kita lakukan hanyalah meminimalkan suara bocoran yang ada. Oh iya, yang disebut bocoran itu adalah suara lain yang tertangkap selain suara yang dimaksudkan untuk menangkap instrument tertentu.

Contoh, microphone drum, maka suara gitar yang masuk dan tertangkap disitu akan disebut juga sebagai bocoran dari drum. Kalau suara snare drum, nanti akan ada juga bocoran dari bass drum yang akan tertangkap di microphone snare drum. Bocoran tersebut nantinya akan menyulitkan si sound engineer untuk bisa mendapatkan hasil sound yang bagus, oleh karena itu dipikirkan gimana caranya meminimalkan bocoran yang terjadi dan lahirlah drum shield ini.

 

Bahan Dari Drum Shield


Drum shield bukan untuk meredam fungsinya, tapi untuk meminimalkan suara gitar, atau suara bass atau suara keyboard masuk dan tertangkap oleh microphone drum. Sehingga nantinya sound drumnya pun bisa diolah dan menjadi lebih bagus hasilnya.

Bahan yang biasanya digunakan adalah acrylic. Jarang menggunakan kaca beneran ya karena itu kan biasanya dipindah-pindah, dan tidak menetap seperti itu. Jadi kalau kaca mungkin takut pecah nantinya. Ada beberapa kualitas dari drum shield itu sendiri pastinya, sesuai dengan harganya, coba teman-teman googling aja. Kalau yang murni acrylic dan tidak ada absorbernya nanti si drummernya akan pusing, karena suaranya akan banyak memantul ke dianya.

Pernah bermain drum di ruangan yang menggunakan gipsum? Nah sakit ya telinga? Kalau ada busa-busanya, atau di dunia audio kita menyebutnya absorber atau penyerap suara maka soundnya akan jauh lebih enak kita dengar saat kita bermain drum.

Ketebalan Bahan Acrylic Drum Shield


Ketebalannya rata-rata adalah 0.22-inch (5.6mm), ini saya baca sendiri dari Wikipedia. Silakan googling aja untuk informasi lebih mendetail mengenai hal ini karena saya juga ngga pernah iseng ngukurin tebalnya berapa. Yang penting fungsi utamanya kan adalah meminimalkan bocoran dari instrument lain terhadap drum, atau juga bisa juga meminimalkan bocoran dari drum terhadap microphone yang menodong gitar. Itu juga bisa, sehingga nantinya bisa masing-masing track diperlakukan dengan lebih mudah.

Tempat Khusus Untuk Membuatnya


Mendingan beli aja kalau menurut saya, kalau kalau beli pasti sudah diperhitungkan oleh si pembuatnya. Memang harganya lumayan ya. Nah untuk dari segi harga silakan teman-teman googling aja, tadi saya googling udah nemu. Ada yang $500 ada yang $700, harganya bervariasi, pasti ini masalah dari bahannya. 

Yang lebih mahal pastinya akan jauh lebih bagus menggunakan bahannya. Sebagai drummer saya rasa kita ngga perlu terlalu pusing mengenai hal ini. Biarkan aja ini ditangani oleh sang sound engineer atau lokasi dimana panggung itu berada.

Misalnya di cafe, nah seharusnya yang bertanggung jawab mengadakan drum shield itu adalah si pemilik cafe berdasar rekomendasi dari si sound engineer agar sound yang dihasilkan bisa lebih bagus sehingga penonton pun bisa lebih nyaman nantinya. Saya rasa kita sebagai drummer tidak perlu terlalu jauh mengetahui hitungan pastinya seperti apa, kecuali teman-teman drummer memang ada niatan untuk membuat cafe dimana nanti ada panggungnya dan teman-teman mulai memikirkan gimana supaya soundnya nanti bisa bagus.

Atau bisa juga teman-teman punya sebuah studio recording, dimana nanti akan rekaman secara barengan di ruangan tersebut. Nah itu baru teman-teman silakan pikirkan mengenai drum shield ini di ruangan tersebut. Kalau hanya ruangan take drum saja, satu kamar, sebaiknya mendingan tidak menggunakan ini. Buat saja ruangan khusus drum dengan treatment akustik yang benar, sehingga nanti hasil take drumnya juga jadi maksimal.

Buat teman-teman yang ingin tahu mengenai peredaman studio, kebetulan saya sudah membuat artikelnya, silakan teman-teman googling dengan mengetikkan "peredaman studio musik iman prabawa" nanti artikel saya yang membahas mengenai gimana cara meredam studio akan muncul.

Disitu saya juga membedakan antara peredaman dan treatment akustik ruangan, karena banyak sekali orang yang tidak tahu mengenai beda dari kedua hal ini. Padahal bedanya sangat-sangat jauh sekali.

Nah semoga apa yang saya sharingkan mengenai mengenal drum shield ini bisa bermanfaat buat teman-teman semuanya. Kalau teman-teman ingin belajar drum langsung dengan saya, silakan bisa mengklik pada banner di bawah ini untuk detail informasinya.

http://www.belajardrumiman.com/p/les-drum.html

Atau teman-teman ingin ikut di dalam group facebook saya dimana banyak teman-teman lain yang juga ikutan sharing disana? Silakan aja dicari group facebook yang saya beri nama Belajar Drum Pemula Iman Prabawa dan ikutan gabung disana. Saya tunggu disana yaa.. Salam drummer!



Baca juga :
  1. Peredaman Studio Musik
  2. Mengenal Rockwool dan Glasswool
  3. Suara Drum Beda Dari Arah Yang Beda

Wednesday, April 9, 2014

Les Drum Berapa Lama Sampai Bisa?

BelajarDrumIman.com - Kali ini saya akan membahas mengenai les drum berapa lama sampai bisa. Pertanyaan ini sangat banyak sekali ditanyakan oleh teman-teman yang baru saja tertarik untuk belajar drum. Dan karena saking banyaknya pertanyaan seperti ini yang masuk ke inbox saya dan juga masuk ke hape saya, oleh karena itu saya pikir ada baiknya kalau saya buat menjadi sebuah artikel. Oh iya ini saya skrinsutkan salah satu penanya yang masuk ke hape saya.

Les Drum Berapa Lama Sampai Bisa

Berapa Lama Untuk Sampai Bisa?


Nah untuk menjawab pertanyaan seperti ini, saya ingin menjabarkan terlebih dahulu definisi kata "bisa bermain drum" karena tentunya bisa itu buat beda orang akan beda juga. Ada yang berkata bahwa hanya bisa bermain drum lagu yang sederhana misalnya lagu The Reason Hoobastank lalu bisa dikatakan kita sudah bisa bermain drum.

Tapi ada juga orang yang mempunyai definisi mengenai "bisa bermain drum" itu menjadi seorang master drummer seperti misalnya Steve Smith, Virgil Donati, Mike Mangini, Thomas Lang, dan banyak lagi drummer master lainnya yang kalau mau saya tulis semuanya akan habis artikel ini hanya oleh nama-nama mereka saja karena saking banyaknya.

Jadi hal ini dulu yang perlu diperjelas kalau teman-teman ingin menanyakan berapa lama sampai kita bisa bermain drum. Nah bisanya itu sampai tahap mana? Itu harus dijelaskan terlebih dahulu sebelum saya bisa menjelaskan butuh berapa lamanya.

Berapa Jam Dalam Sehari Kita Sanggup Latihan Drum?


Nah ini juga kemudian hal yang harus saya tanyakan kepada teman-teman yang bertanya pertanyaan di atas tersebut. Berapa jam dalam sehari yang sanggup teman-teman luangkan untuk latihan drum? Kalau kita tidak pernah meluangkan waktu untuk berlatih drum ya gimana kita mau bisa? Dan kemudian kita juga tidak punya drumnya juga. Ditambah lagi kita orangnya malas untuk latihan! Nah komplit sudah itu! Hihihi kriuk kriuk nyam nyam, kalau begitu kasusnya mau sampai 100 tahun ke depan juga susah untuk bisa.

Karena begini kalau kita les drum itu kan biasanya hanya satu jam dalam seminggu, bahkan ada tempat les drum yang hanya setengah jam per minggu. Nah kalau les drum di saya per sekali pertemuannya adalah 1 jam. Jadi dalam satu minggu itu kan ada 7 hari, kalau kita kalikan 24 jam berarti ada 168 jam dalam seminggu. Nah pertanyaannya adalah 167 jamnya kemudian akan teman-teman gunakan untuk apa?  Kalau kita kurangi waktu tidur 8 jam sehari berarti 8 jam dikali dengan 7 hari akan kita dapatkan hasil 56 jam. Berarti 167 jam dikurang dengan 56 jam maka hasilnya adalah 111 jam. Nah 111 jam itu teman-teman gunakan untuk apa??

Kalau sama sekali teman-teman tidak meluangkan waktu untuk melatih apa yang sudah saya berikan saat les drum dengan saya maka ya akan susah untuk berkembangnya. Karena memang kan semua butuh latihan dan dilatih.

Mirip Dengan Kita Kuliah Atau Sekolah


Hal ini mirip dengan kita kuliah atau sekolah. Kalau kita kuliah tapi tidak pernah mengerjakan PR yang diberikan. Gimana kita bisa lulus? Akankah kita lulus dengan batas waktu yang normal? Misalnya kalau kuliah itu normal lulus 4 tahun, akankah kita bisa lulus dalam waktu 4 tahun? Kalau tugas jarang kita kerjakan, tidak pernah kita ulang di rumah pelajaran yang sudah diberikan.

Bisa? Tentunya tidak bisa kan? Nah begitu juga dengan les drum. Jadi semua balik kepada seberapa kuat keinginan kalian untuk bisa sehingga kalian mau untuk meluangkan waktu dalam latihan drum.

 

Butuh 10ribu Jam Untuk Bisa Jadi Master Drum


Nah yang saya dengar dan tahu dari mas Harry Murti, seorang drum builder dari Indonesia. Untuk menjadi seorang drummer master itu butuh 10ribu jam latihan. Nah ini tinggal teman-teman bagi aja, kalau sehari teman-teman latihan 4 jam maka 10ribu jamnya akan selesai dalam berapa hari? Silakan dihitung sendiri yaa.

Jadi semuanya akan kembali kepada diri kita sendiri. Teman-teman ingin berapa lama? Semakin sedikit waktu yang teman-teman luangkan untuk latihan drum di rumah maka akan semakin lama 10ribu jam itu bisa tercapai, itu dengan catatan kalau teman-teman ingin menjadi seorang maestro drum.

Tapi kalau hanya sekedar bisa saja, untuk bisa duk tak duk tak ngiringin lagu yang sederhana, saya rasa seribu jam akan cukup. Nah tinggal teman-teman bagi saja, untuk bisa mencapai seribu jam karena teman-teman niatnya hanya sekedar bisa duk tak duk tak saja, berarti dalam sehari harus meluangkan berapa jam untuk latihan?

Nah semuanya akan kembali ke teman-teman tentunya. Untuk detail informasi kalau teman-teman ingin les drum langsung dengan saya, silakan teman-teman bisa mengkliknya DISINI

Kalau begitu saya sudahi dulu artikel belajar drum yang membahas mengenai berapa lama untuk kita bisa bermain drum ini ya. Sampai ketemu di sharing saya yang lainnya. Salam drummer!



Baca juga :
  1. Panduan Memilih Guru Drum
  2. Perbedaan Drummer Otodidak Dengan Drummer Sekolahan
  3. Macam-macam Drum Beserta Namanya

Wednesday, April 2, 2014

Panduan Memilih Guru Drum

BelajarDrumIman.com - Saya di tulisan kali ini akan sharing mengenai panduan memilih guru drum. Buat teman-teman yang masih bingung sebaiknya belajar drum itu belajar sendirian secara otodidak ataukah lebih baik kalau kita punya guru yang mengajarkan kita? Silakan teman-teman bisa membaca artikel saya yang berjudul Perbedaan Drummer Otodidak Dengan Drummer Sekolahan terlebih dahulu sebelum membaca tulisan saya yang ini.

Panduan Dalam Memilih Guru Drum


Nah saya asumsikan memang teman-teman sudah niat untuk mencari guru drum, karena alasan-alasan yang sudah saya kemukakan pada artikel saya terdahulu. Masalahnya kemudian adalah gimana caranya kita bisa tahu guru drum tersebut bagus atau tidak? Karena ada juga beberapa pertanyaan di group facebook saya seperti ini contohnya.

Panduan Memilih Guru Drum

Nah kalau menjawab pertanyaan teman kita biaya belajar drum dengan saya berapa, teman-teman silakan langsung bisa mengetahuinya dengan mengklik DISINI. Tapi pembahasannya sekarang kan bukan mengenai berapa biaya les drum dengan saya kan? Pembahasannya adalah gimana sih caranya memilih guru drum yang baik dan benar sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan? Lho? Hihihi kriuk kriuk nyam nyam.

Ada beberapa saran dari saya mengenai hal ini, antara lain :
  1. Coba sebelum les drum berbicara dan konsultasi dahulu dengan guru drum yang kamu ingin les. Ngobrol dengan dia, utarakan keinginan kamu seperti apa, pastinya kalau kita ingin belajar drum kita kan pasti punya niat tho? Ingin menjadi seperti apa, harapan kita dengan kita belajar drum itu pasti kita punya satu keinginan yang ingin kita capai. Kalau tidak ada kan ngga mungkin tho? Utarakan mengenai hal ini kepada guru drum yang teman-teman akan les drum agar dia pun tahu target teman-teman itu seperti apa. Ingin les drum tujuannya untuk apa, sehingga nantinya akan mudah bagi dia dalam mengarahkan muridnya dalam belajar.
  2. Jangan hanya melihat seorang guru drum hanya karena dia jago dalam bermain drum. Banyak orang yang terjebak dalam hal ini! Kita melihat seorang drummer manggung dan permainannya keren banget dan jago sekali di mata kita. Lalu kita ingin belajar dengan orang itu. Tapi ternyata begitu kita belajar dengan dia, ternyata orang tersebut cara penyampaiannya susah untuk dimengerti. Nah hal ini nanti akan sangat menyulitkan kita dalam proses belajar kita. Karena pada akhirnya yang ingin jadi jago itu kan kita tho? Kalau kita mudah mencerna apa yang diberikan dan disampaikan oleh guru kita, maka kita akan jauh lebih mudah dalam belajar tho? Tidak semua drummer jago itu baik dalam hal menyampaikan! Karena menjadi jago dan sanggup menyampaikan dengan baik itu adalah dua hal yang sangat berbeda! Kalau menjadi jago, hanya butuh latihan yang banyak, dan kita sendiri sudah tahu kemampuan dan kapasitas kita dalam belajar seperti apa. Berbeda kalau kita mengajar orang lain. Kita harus mengetahui kecepatan belajar murid kita itu seperti apa, cara dia menangkap pelajaran itu lebih baik dengan cara seperti apa. Karena disini ada proses transfer ilmu tho? Saya banyak menemukan drummer yang jago tapi tidak bisa mengajar. Sayang lho kalau belajar dengan guru yang seperti itu, karena nanti kita akan jadi sulit untuk mengerti dan akan jauh lebih lama untuk kita bisa nantinya. Saran saya dengan orang yang seperti itu lebih baik dijadikan untuk kita sharing-sharing saja. Lihat dia bermain dan tangkap apa yang bisa kita tangkap dalam sharing-sharing seperti itu. Tapi untuk benar-benar belajar, apalagi kalau teman-teman masih dalam tahap pemula sekali sebaiknya memang memilih guru yang sanggup menjelaskan dengan cara yang mudah untuk kita mengerti.
  3. Menurut saya, guru drum itu cocok-cocokan. Ada yang suka dengan cara saya mengajar, ada juga yang tidak suka. Saran saya adalah cobalah les, kalau bisa dalam sekali pertemuan ambil! Kalau belajar drum di saya ada tuh les satu jam dengan saya, disitu nanti teman-teman bisa menilai sendiri apakah cara saya dalam menyampaikan bisa diterima dengan baik dan mudah dimengertikah atau tidak? Kalau di tempat lain yang tidak bisa seperti itu, coba les satu bulan berarti. Dalam satu bulan coba dinilai dari cara dia menyampaikan, apakah cocok untuk kita? Ketika kita bertanya apakah pertanyaan kita dijawab dengan baik atau hanya dijawab sekedarnya saja? Dari situ kan kita bisa menilai sendiri. Memang harus ada pengorbanan di dalam mencari seorang guru yang baik, namun menurut saya pengorbanan itu sesuai kok! Kalau kita menemukan seorang guru yang bisa mengarahkan kita dengan baik, kita akan sangat cepat sekali dalam berkembang! Itu pengalaman saya menimba ilmu dari guru yang tepat! Hal ini berlaku tentunya tidak hanya di drum saja, tapi juga di hal yang lain. Hal ini juga sempat dibicarakan oleh Bill Gates di video di bawah ini, dimana di video tersebut dia berkata mengenai betapa guru yang bagus itu pengaruhnya sangat besar sekali bagi perkembangan si murid.


    Jadi penting untuk kita mempunyai guru yang bagus, namun memang butuh perjuangan juga dalam kita menemukan guru yang seperti itu. Tapi sangat sepadan kok kalau kita menemukan guru yang memang bagus dan cocok dengan kita.
  4. Coba cari guru yang terbuka pikirannya, tidak hanya ke satu jenis style tertentu tapi guru itu terbuka dengan berbagai jenis style musik yang ada. Jadi guru ini nantinya tidak hanya akan mencekoki kita hanya dengan aliran musik yang dia suka dan berusaha untuk membuat muridnya bermain persis seperti dirinya.
  5. Guru drum tersebut mempunyai pengetahuan yang luas dan menyeluruh mengenai instrument drum. Entah apakah dia banyak mengenal drummer-drummer dunia yang nantinya bisa dia sharingkan juga kepada kita sebagai murid-muridnya sebagai bahan pelajaran buat kita sebagai murid-muridnya karena dia kita mengetahui dan mengenal banyak drummer dunia akan memperkaya juga permainan drum kita pada akhirnya.  
  6. Guru tersebut selalu antusias dalam mengajar dan tidak pelit ilmu! Hal ini akan bisa kita rasakan kalau kita belajar dengan orang tersebut. Kita akan merasakan bahwa ilmu yang dia punya tidak dia tutup-tutupi dan dia mau berbagi banyak hal yang dia tahu kepada kita. Dia juga sering memberikan motivasi kepada kita untuk terus berkembang dan terus belajar.
  7. Jangan hanya mencari yang murah saja! Karena guru drum yang bagus biasanya juga tidak mau menghargai dirinya murah! Hehehe.. Ngajar itu butuh dedikasi, belum kalau murid-muridnya lama untuk mengerti, berarti seorang guru drum juga harus dituntut sabar dalam menghadapi murid-muridnya. 
Nah kira-kira segitu yang sekarang terpikirkan oleh saya, nanti kalau ada lagi tentunya akan saya tambahkan di list tersebut. Atau bisa juga teman-teman membaca artikel saya,  Panduan Sukses Mengajar Drum untuk mendapatkan gambaran dari sudut pandang yang lain.

 

Guru Drum Yang Baik Bisa Jadi Bukan Orang Terkenal


Banyak saya dapati guru drum yang baik malahan cenderung tidak terkenal. Nama-nama seperti Freddie Gruber, dimana Steve Smith, Dave Weckl dan Neil Peart belajar. Kemudian ada juga Gary Chaffee, Jim Chapin, Alan Dawson, Sanford Augustus Moeller dan banyak lagi nama lainnya yang kurang kita kenal kalau dibandingkan dengan The Rev atau Joey Jordison atau Mike Portnoy.

Jadi jangan melihat seorang guru drum hanya dari ketenarannya walau kita juga bisa belajar dari ketenarannya dia. Kita bisa belajar gimana dia bisa setenar itu, dalam hal ini kita belajar dari segi cara dia memasarkan dirinya. Karena itu juga menjadi hal yang penting untuk kita pelajari. Dulu saya berpikir bahwa kalau kita belajar dan kemudian menjadi jago, otomatis kita nanti akan menjadi terkenal. Ternyata tidak seperti itu!

Kalau kita mau jadi terkenal kita harus belajar untuk memasarkan diri kita. Kalau kita jago tapi tidak ada orang yang tahu akan keberadaan kita, gimana kita bisa dikenal tho? Jadi untuk jadi terkenal adalah hal yang lain lagi yang tentunya harus kita pelajari kalau kita ingin menjadi terkenal.

Nah semoga apa yang saya sharingkan pada tulisan panduan memilih guru drum ini bisa bermanfaat dan bisa juga menjadi acuan bagi teman-teman yang bingung dalam memilih guru drum. Satu yang bisa saya katakan adalah akan sangat berasa sekali perkembangan kita kalau kita berhasil menemukan guru drum yang bagus! Selamat mencari! :-)



Baca juga :
  1. Tahapan Belajar Manusia
  2. Musikalitas Tinggi Tapi Sepi Job
  3. Pentingkah Bakat Di Musik?

    Sunday, March 23, 2014

    Tips Memilih Dan Mencoba Cymbal

    BelajarDrumIman.com - Di tulisan tips memilih dan mencoba cymbal ini adalah tulisan yang saya coba terjemahkan dari majalah Modern Drummer tahun 1978. Tahun yang sudah sangat lama ya? Tapi isinya masih bagus untuk kita tahu, sehingga itulah kenapa saya pilih untuk menerjemahkannya. Ini sedikit cuplikan dari artikelnya sebelum nanti saya coba terjemahkan dengan gaya bahasa saya.

    Tips Memilih Dan Mencoba Cymbal

    Tips Memilih Dan Mencoba Cymbal


    Ketika hendak memilih cymbal pertama tanyakan kepada diri sendiri, "Akan saya gunakan untuk apa cymbal ini nantinya?". Untuk ride kah? Atau untuk crash kah? Atau untuk dua-duanya? Lalu kemudian mulai memilih cymbal yang kiranya akan memenuhi kebutuhan bermusikmu. Taper dari cymbal biasanya akan menentukan tipe dari setiap cymbal (taper adalah perubahan bertahap dari ketebalan sebuah cymbal, dihitung dari bell cymbal hingga ke ujung cymbalnya.)

    Ada tiga tipe dasar dari sebuah cymbal, antara lain :
    1. Ride. Sudut perubahan dari ketebalan cymbal dari bell ke ujung cymbalnya adalah sangat kecil. Suara "ping"-nya dari bell cymbalnya terdengar lebih tinggi secara pitch(tinggi rendahnya nada) daripada suara cymbal yang berada di ujung cymbal. Suara ping dari bell-nya sangat-sangat terdengar "menembus" sebagai hasil dari sedikitnya getaran yang terjadi di cymbal tersebut.




      Ride
    2. Medium. Moderate taper, cymbal ini cukup fleksibel untuk crash atau pun untuk permainan yang ringan di ride. Sangat direkomendasikan untuk crash cymbal bagi pemain yang suka memukul dengan keras. Tingkat getaran dari cymbal di ujungnya cymbalnya adalah menengah.

      Medium
    3. Crash. Maximum taper, responsenya cepat, suara crashnya menusuk dan cepat hilang. Cymbal untuk crash yang sangat ideal kecuali untuk para drummer-drummer yang suka memukul dengan sangat keras. Getarannya terjadi maksimal di ujung dari cymbal.

      Crash

    Tips Mencoba Cymbal


    Kemudian kita akan mencoba dan mengetes cymbal, tentunya ada cara di dalam kita mengetes dan mencoba cymbal tersebut. Caranya antara lain :
    1. Pukul cymbal di ujungnya dengan menggunakan bahu dari stick drum. Suara crash yang dihasilkan oleh cymbal tersebut harus rata dan halus suaranya dari frekuensi rendah hingga frekuensi tingginya. Dengarkan dengan baik apakah pitch dari cymbal tersebut akan tetap bertahan disitu ataukah kemudian frekuensi tingginya akan hilang atau justru pitchnya malah jadi turun? Apakah suaranya tidak stabil? Pitch dari cymbal tersebut harus tetap bertahan, tidak turun atau tidak naik dan frekuensi tinggi dari cymbalnya juga harus tetap bertahan.


    2. Sentuh cymbal dengan stick drum dan kemudian buatlah lingkaran mengelilingi cymbal tersebut dengan stick drum kita. Sound yang dihasilkan ketika stick drum kita mengelilingi cymbal tersebut haruslah sama dan juga intensitas rasanya juga harus sama ketika kita menyentuh cymbal dengan stick drum dan mengelilinginya. Apabila ternyata pitch dari cymbal berbeda-beda ketika kita mengelilingi cymbal tersebut dengan stick drum kita berarti cymbal tersebut ketebalannya tidak merata dan pada akhirnya akan menyebabkan sound cymbal yang terdistorsi. Biasanya hal ini terjadi pada saat pengetokan yang tidak merata. Coba dilihat apakah tanda-tanda pengetokannya merata di badan cymbal.


    3. Sentuh cymbalnya dengan membentuk garis lurus pada cymbal tersebut. Harus ada perubahan suara yang halus dari frekuensi tinggi ke frekuensi rendahnya, apabila suaranya tidak halus dan cenderung terjadi lompat pitch biasanya cymbal tersebut tapernya tidak benar atau perubahan ketebalan cymbal dari tebal ke paling tipisnya tidak terjadi dengan halus.


    4.  Letakkan cymbal di sebuah stand cymbal yang rata dan kemudian putar cymbal tersebut. Kita bisa melihat apakah cymbal tersebut putarannya rata atau tidak, seharusnya rata. Apabila tidak merata dan cenderung lebih berat ke satu sudut berarti salah satu sudutnya cenderung lebih berat ketimbang sudut yang lainnya. Hal ini juga akan berarti bahwa pitchnya akan berbeda-beda pada saat dilakukan tes nomor 2.

    Mengetes Kecocokan Hi Hat


    Kita kali ini akan mengetes dua buah hi hat, apakah cocok satu sama lainnya. Hal yang perlu diperhatikan ketika kita mencocokkan sepasang hi hat adalah mencocokkan bukan berarti menyamakan pitchnya. Malahan, sepasang cymbal hi hat yang cocok dan yang terbilang terbaik adalah sepasang hi hat yang akan bercampur secara musikal dan harmonis. Untuk mengetes campuran dari suara sepasang hi hat ini, tempatkan masing-masing cymbal hi hat pada stand cymbal yang terpisah. Kemudian pukul ujung dari masing-masing hi hat tersebut dengan bahu dari stick drum. Suara dari masing-masing cymbal hi hat tersebut harus menyatu dan menambahkan yang lainnya secara musikal. Apabilan keduanya pitchnya sama atau dekat sekali pitchnya biasanya percampuran yang baik sulit terjadi.

    Berikutnya, letakkan cymbal tersebut pada stand hi hat. Dengan kedua cymbal tersebut saling bersentuhan pukul dengan perlahan dengan ujung dari stick drum. Dengarkan suara yang terjadi kemudian. Suaranya harus terdengar harmonis dan musikal walau ketika dipukul dengan lebih keras.

    Mencocokkan kedua cymbal hi hat adalah hal yang sangat penting untuk menciptakan efek musikal dari hi hat kita nantinya pada saat kita bermusik.

    Mengetes Suara "Chip" Dari Hi Hat


    Mainkan hi hat cymbalnya dan kemudian dengarkan suara "chip sound" yang terjadi pada saat kita memainkan hi hat tersebut tanpa memaksa sa menginjak stand hi hat secara berlebihan. Pada saat hi hatnya kita tutup kemudian kita mainkan hi hat tersebut dengan ujung dari stick drum kita suara yang dihasilkan sebaiknya adalah kering dan jelas. Suaranya sebaiknya tidak kopong atau pun terlalu rendah frekuensi nadanya.

    Mainkan cymbal tersebut dengan membuka dan menutupnya, kita bisa mendengarkan kecepatan respon dari cymbal tersebut. Kecepatan respons yang cepat dari cymbal akan sangat berguna di dalam permainan musik kita nantinya.

    http://www.belajardrumiman.com/p/les-drum.html

    Nah semoga sharing dari saya dengan menerjemahkan tulisan ini bisa bermanfaat buat teman-teman semuanya. Buat teman-teman yang ingin belajar drum langsung dengan saya, bisa mengklik banner yang ada di atas untuk mendapatkan informasi mengenai berapa biaya belajar drum dengan saya dan juga alamatnya dimana.

    Buat teman-teman yang ingin bertanya, silakan juga bisa bertanya melalui facebook saya atau bisa juga melalui akun twitter saya, @ngimoel. Kalau begitu sampai ketemu di sharing mengenai drum saya yang lainnya ya. Tentunya tetap di blog Belajar Drum Iman Prabawa ini. Salam drummer!



    Baca juga :
    1. Mengenal Cymbal
    2. Tips Memperpanjang Umur Cymbal
    3. Mengenal Drum Shell

    Saturday, March 22, 2014

    Yang Perlu Diketahui Musisi Mengenai Notasi Balok Dalam Pertunjukan

    BelajarDrumIman.com - Pada tulisan yang perlu diketahui musisi mengenai notasi balok dalam pertunjukan saya ingin menerjemahkan sebuah tulisan yang pernah ditulis di majalah Modern Drummer di bulan Januari 1978. Sudah lama sekali memang tapi saya rasa isinya sangat bagus juga untuk kita ketahui. Yuk langsung saja kita simak artikel di bawah ini yang saya terjemahkan dari artikel aslinya.

    Yang Perlu Diketahui Musisi Mengenai Notasi Balok Dalam Pertunjukan

    Shelly Elias adalah seorang musisi yang multi talent. Dia sudah bermain dengan banyak artis seperti Barry Manilow, Peggy Lee, Tonny Bennett, dan dia juga aktif di lingkungan studio recording, bermain untuk iklan, dan juga bermain untuk Broadway shows. Shelly juga sudah membuat beberapa karya komposisi untuk drumset dan sudah rekaman dengan label Music Minus One Record.

    Artikel ini mungkin terlihat sangat sederhana namun di artikel ini dibahas mengenai hal-hal penting yang wajib musisi ketahui saat bermain notasi balok untuk pertunjukan. Ada banyak peraturan tidak tertulis mengenai cara membaca notasi balok untuk pertunjukan yang hanya diketahui oleh drummer yang sudah terjun disitu dan memiliki pengalaman disitu. Dimana hal ini tidak akan ditemui didalam buku drum apa pun juga dan juga tidak akan diajarkan oleh seorang guru drum kecuali guru drum tersebut pernah memiliki pengalaman bermain dalam sebuah pertunjukan.

    Seringkali ketika seorang drummer baru saja hendak bermain untuk pertunjukan pada pertama kalinya biasanya drummer ini bingung menerjemahkan kertas musik yang ada di hadapannya.

    Rahasia untuk menjadi seorang drummer atau perkusionis sukses yang selalu diminta untuk bermain, entah itu dalam komedi musikal, pertunjukan panggung, bermain di klub malam, dan juga bermain di banyak sesi rekaman adalah tidak hanya kita harus menjadi seorang musisi yang sangat baik namun juga kita harus mengerti gimana memahami arahan dari seorang konduktor dan kemudian menerapkannya di permainan musik kita sesuai dengan arahan konduktor tersebut.

    Sayangnya tidak cukup banyak waktu yang tersedia untuk mempelajari arahan yang diberikan itu secara seksama. Dalam sebuah sesi rekaman biasanya musiknya dimainkan hanya sekali atau dua kali sebelum kemudian direkam. Sementara untuk pertunjukan musiknya seringkali dilatih hanya satu kali atau dalam beberapa kasus malahan tidak ada latihan sama sekali, yang ada hanya briefing saja mengenai nanti musiknya akan dimainkan seperti apa. Briefing ini artinya tidak ada waktu untuk melatihnya sama sekali, jadi sang konduktor hanya akan menerangkan seperti pergantian tempo atau berapa kali perulangan yang harus dimainkan, hal-hal seperti itu.

    Sangat diharapkan untuk para musisinya bisa memainkan musiknya, walau tanpa latihan sama sekali, bisa memainkan musik yang sudah diberikan di kertas musiknya seperti mereka sudah melatihnya selama bertahun-tahun!

    Untuk drummer yang sudah berpengalaman dalam bermain dengan notasi balok biasanya sudah mengembangkan sebuah sistem yang akan memudahkan dia nantinya di dalam memainkannya di instrumentnya. Informasi berikut ini akan sangat berharga sekali bagi seseorang yang tertarik untuk bermain di pertunjukan atau bermain dalam banyak sesi rekaman.

    Hal pertama yang harus diingat adalah membawa pensil pada setiap sesi, apakah itu saat latihan atau saat pertunjukannya berlangsung. Saya sendiri menyiapkan sebuah tas kecil yang selalu sedia setiap saat di dekat saya sehingga saya akan siap untuk menuliskan informasi apa pun saat saya butuhkan. Karena akan selalu ada perubahan yang akan terjadi di dalam jenis pekerjaan ini sehingga hal ini seharusnya wajib kita siapkan selalu dimanapun dan kapan pun kita akan bekerja.

    Berikut ini adalah komentar dari para konduktor atau pemimpin group pada saat sesi rekaman atau pada saat gladi resik pertunjukan.

    Konduktor : "Silakan dari bar 71 menuju ke bar 79". Dengan kata lain dari bar 71 kita langsung loncat ke bar 79. Nah kertas musiknya bisa kita beri tanda dengan lambang I seperti terlihat pada gambar di bawah ini.


    Konduktor : "Lingkari bar kelima". Hal ini artinya bar kelima tersebut tidak akan kita mainkan, atau bar kelima itu kita lompati saja. Nah ini biasanya bar tersebut kita lingkari dengan pensil seperti terlihat pada gambar di bawah ini.


    Konduktor : "Tanda ulangnya tidak dimainkan". Tanda ulangnya harus kita lingkari seperti terlihat pada gambar di bawah ini.


    Konduktor : "Bar ke-103 tidak dimainkan". Tuliskan TACET di atas bar tersebut. Apabila barnya yang dilingkari berarti bar tersebut dianggap tidak ada atau kita lompat bar, sementara kalau ada tulisan TACET di atasnya, barnya tetap ada tapi kita tidak memainkannya.


    Konduktor : "Perhatikan saya untuk tanda fermata di bar ke-36". Saya selalu memberi tanda pada bar tersebut untuk mengingatkan saya untuk melihat kepada sang konduktor di bar tersebut.


    Konduktor : "Pastikan kalian memainkan tanda ulang di bar ke-76". Selalu membuat dua tanda garis miring besar untuk menandai tanda ulang tersebut. Saat kita membaca dengan cepat tanda ulang sering sekali terlewat begitu saja, oleh karena itu saya membuat tanda yang besar sehingga bisa terlihat dan tidak terlewatkan oleh saya.


    Konduktor : "Nanti akan ada kata-kata penanda oleh aktor dari atas panggung yaitu Selamat Malam Para Penonton kemudian saya akan memberikan aba-aba untuk memulai".  Selalu tuliskan kata Q(Que) kemudian letakkan kata-kata penanda tersebut dalam kotak.


    Konduktor : "Untuk drummer, perhatikan aktornya nanti di atas panggung akan melakukan gerakan-gerakan lucu kemudian setiap langkah kakinya ikuti dengan suara bass drum." Saya selalu membuat tulisan site "Q" kemudian saya berikan informasinya di dalam kotak.


    Kegagalan terbesar dari seorang drummer pertunjukan adalah mereka lupa akan tempo dari beberapa bagian yang akan mereka mainkan. Biasanya ini suka terjadi ketika ada dua puluh lagu yang akan dimainkan dan kemudian tidak ada sesi latihannya sama sekali, yang ada hanya sesi briefing saja.

    Selalu berikan tanda miring di atas bar untuk memberikan informasi mengenai pulse/tempo yang akan kita mainkan nantinya.


    Merupakan hal yang sangat penting untuk kita mengetahui bagaimana sang konduktor akan memulai sebuah lagu. Apabila bandnya bingung pada titik ini, biasanya bar-bar pertama akan tidak baik dan bahkan bisa jadi buruk sekali. Selalu berikan informasi di sebelah kiri atas dari kertas musik kita dengan informasi yang cukup mengenai hal ini, seperti contoh pada gambar di bawah ini.


    Saya berharap sistem ini bisa bermanfaat juga buat kalian sebagaimana sistem ini telah membantu banyak musisi lainnya. 

    http://www.belajardrumiman.com/p/les-drum.html

    Nah semoga artikel ini bisa bermanfaat buat kita semua. Buat teman-teman yang ingin belajar drum langsung dengan saya, silakan bisa mengklik pada banner di atas untuk informasi detail mengenai biayanya dan alamat belajar drum dengan saya dimana atau bisa juga bertanya melalui facebook atau twitter saya, @ngimoel.

    Kalau begitu saya sudahi dulu ya artikel yang perlu diketahui musisi mengenai notasi balok dalam pertunjukan ini. Semoga bisa bermanfaat dan menambah pengetahuan kita semua di bidang musik dan juga drum. Salam drummer!



    Baca juga :
    1. Mengenal Polyrhythm
    2. Drummer Studio Versus Drummer Live
    3. Teknik Mikrofon Untuk Rekaman