Advertisement

Wednesday, December 17, 2014

Pentingnya Menggunakan Earmuff Ketika Latihan Drum

BelajarDrumIman.com - Saya mau sharing mengenai pentingnya menggunakan earmuff ketika latihan drum. Earmuff itu seperti apa sih? Buat teman-teman yang belum tahu seperti apa penampakan earmuff ini yuk kita lihat aja pada gambar di bawah ini seperti apa yang namanya earmuff itu.

Pentingnya Menggunakan Earmuff Ketika Latihan Drum

Nah earmuff ini gunanya untuk melindungi telinga kita dari suara kerasnya drum. Suara drum itu kan pastinya keras ya, nah ini sangat tidak baik untuk kesehatan telinga kita, apalagi kalau kita sering latihan berjam-jam.

Telinga kita akan terpapar dengan tingkat kekerasan yang bising yang pada akhirnya nanti bisa merusak pendengaran kita. Saya sendiri jadi ingat saat Gregg Bissonette datang ke Jakarta, dia bilang kalau penting sekali untuk kita menggunakan dan selalu menggunakan pelindung telinga, karena kalau tidak nanti telinga kita bisa rusak.



Pentingnya Menggunakan Earmuff Ketika Latihan Drum


Nah untuk earmufnya, kalau teman-teman susah mendapatkanya, nanti bisa coba menghubungi saya, saya coba carikan ya, dengan catatan memang masih ada. Kalau barangnya lagi kosong ya gimana dong? Kemarin sih saya memang jualan, cuma sekarang barangnya lagi kosong. Kemarin sudah ada lagi nih barangnya.

Tinggal hubungi saya aja ya, bisa dilihat seperti apa bentuk earmuff yang saya jual DISINI. Penting lho karena kalau kita tidak menggunakan earmuff mungkin sekarang belum kerasa, tapi nanti 10 tahun kemudian baru deh kerasa bahwa pendengaran kita mulai mengalami pengurangan kemampuan mendengar.

Ngga mau kan teman-teman mengalami mengenai hal ini? Nah kalau begitu gunakanlah earmuff atau bisa juga dengan teman-teman menggunakan earplug. Tapi kalau earplug sayanya ngga jual yaa..

Buat teman-teman yang mau ikutan belajar drum dengan saya, apakah itu belajar drum secara jarak jauh atau belajar drum secara ketemuan langsung silakan langsung saja bisa dibaca DISINI untuk yang mau belajar drum dengan saya dengan ketemuan langsung.

Dan untuk teman-teman yang ingin belajar drum secara jarak jauh dengan saya, silakan bisa membaca detailnya DISINI.

Kalau begitu saya tunggu di kelas drum saya ya. Saya sudahi dulu artikel mengenai pentingnya menggunakan earmuff ketika latihan drum ini dan salam drummer!



Baca juga :
  1. Kegunaan Earplug
  2. Harga Pad Drum
  3. Jual Earmuff Ke Lumajang

Saturday, December 13, 2014

Kursus Musik Drum Di Jakarta

BelajarDrumIman.com - Buat teman-teman yang lagi mencari kursus musik drum di Jakarta yang tentunya secara harga sangat terjangkau kalau dibandingkan dengan tempat les drum yang ada lainnya. Teman-teman bisa mencoba salah satu tempat kursus musik drum yang ada di daerah Cempaka Putih Tengah, Jakarta Pusat ini.

Kursus Musik Drum Di Jakarta

Kebetulan kemarin saya mencoba iseng menelepon sebuah tempat les drum. Saya coba tanya harganya disitu berapa. Untuk biaya pendaftarannya kita harus mengeluarkan uang 400ribu, dimana belum termasuk kita mendapatkan buku. Untuk buku kita harus keluar uang lagi sekitar 640ribu dan kita akan mendapatkan dua buah buku. Kemudian untuk biaya kursusnya kita harus merogoh kocek kita 400ribu per bulannya dimana kita akan mendapatkan jatah 4 kali pertemuan dalam sebulannya dan tiap kali pertemuan durasinya hanya setengah jam.

Dan untuk pertama untuk kita bisa les drum kita harus mengeluarkan 1,4 juta 40ribu untuk kita bisa memulai les drum kita. Mahal banget ya? Nah kalau di tempat les drum saya, sangat jauh lebih murah.

Karena saat ini biaya pendaftaran di tempat les drum saya hanya 200ribu, dan itu pun juga sudah mendapatkan tiga buah buku untuk nanti kita gunakan untuk belajar. Dan kemudian untuk biaya kursusnya, teman-teman cukup membayar biaya 500ribu untuk per bulan dimana teman-teman akan mendapatkan jatah 4 kali pertemuan, dan satu kali pertemuannya durasinya adalah satu jam.

Kursus Musik Drum Di Jakarta


Nah sangat jauh lebih murah kan? Kalau di tempat saya, dengan membayar 700ribu teman-teman sudah bisa les drum dengan saya. Kemudian kemarin saya tanyakan lagi, apakah bisa diganti jadwalnya? Ngga bisa ternyata! Jadwalnya sudah fix! Artinya kalau kita mendaftar untuk les hari rabu jam 3 sore, maka minggu depannya akan harus hari rabu jam 3 sore dan tidak bisa digantikan harinya kalau kita tidak bisa masuk karena ada halangan.

Sama juga sih kalau di saya masalah itu, tapi saya disini memberikan paket yang fleksibel, ada satu paket yang lain dimana teman-teman bisa memilih untuk membayar hanya tiap datang saja. Jadi janjian dulu seperti teman-teman mau ke dokter, lalu kalau kita bisa jamnya silakan teman-teman datang dan kita les drum selama satu jam. 

Dan kalau sudah kelar, silakan teman-teman membayar deh uang les drum satu jamnya. Nanti kapan mau les drum lagi tinggal janjian lagi aja. Enak kan? Saya memberikan paket yang fleksibel ini buat teman-teman yang memang tidak bisa ikutan di paket les drum saya jadwal yang fix. Nah silakan aja bisa ikutan di paket yang full fleksibel ini.

Untuk update harga terbaru, kalau-kalau teman-teman membaca tulisan saya ini setelah setahun semenjak saya menulis tulisan ini, silakan teman-teman bisa mengeceknya DISINI. Karena disitu saya selalu mengupdate harga biaya les drum dengan saya.

Jadi? Tunggu apa lagi? Atau teman-teman ingin ikutan kelas drum jarak jauh dengan saya? Silakan aja, teman-teman bisa membaca detailnya gimana DISINI untuk ikutan belajar drum secara jarak jauh dengan saya. Kalau begitu saya sudahi dulu artikel mengenai kursus musik drum di Jakarta ini dan salam drummer!



Baca juga :
  1. Les Drum Tetapi Tidak Punya Drum
  2. Kenapa Harus Les Drum?
  3. Tutorial Belajar Drum Untuk Pemula

Les Drum Murah Di Jakarta

BelajarDrumIman.com - Buat teman-teman yang mencari tempat les drum murah di Jakarta, bisa mencoba tempat les drum yang ini. Tempat les drum yang berada di daerah Cempaka Putih Tengah Jakarta bisa jadi alternatif buat teman-teman yang tidak punya waktu karena di tempat les ini menyediakan juga paket dimana teman-teman bisa memilih untuk les drum dengan waktu yang teman-teman bisa.

Les Drum Murah Di Jakarta

Sebagai perbandingan, kemarin saya sempat menelepon salah satu tempat les yang ada di Jakarta. Saya bertanya disitu harganya berapa ya untuk les drum disitu? Dia menjawab, untuk biaya pendaftarannya adalah 400ribu per bulan dan belum mendapatkan buku juga. Kalau mau beli buku, biaya bukunya adalah sebesar 640ribu dan mendapatkan 2 buah buku. Dan untuk biaya kursusnya sebulan itu 400ribu dimana dalam sebulan itu akan mendapatkan jatah 4 kali pertemuan dalam sebulannya dan untuk sekali pertemuannya durasinya adalah setengah jam.

Oh iya untuk masalah waktunya juga sudah fix, tidak boleh diganti-ganti yang mana kalau kita mendaftar untuk les drum di hari Rabu jam 3 maka minggu depannya tidak boleh berubah. Kalau berubah ya dianggap waktu les kita hangus.

Tempat Les Drum Murah Di Jakarta

Nah ini kalau saya bandingkan dengan tempat les drum di saya, itu teman-teman saat ini hanya perlu membayar biaya pendaftaran sebesar 200ribu yang mana nanti teman-teman akan mendapatkan dua buah buku. Dan kemudian teman-teman bisa mengambil paket yang kedua, disini saya memang menawarkan dua buah paket, yang pertama adalah buat teman-teman yang memang bisa waktunya fix dan tidak berubah-rubah.

Ini khusus buat yang fix saja untuk paket yang pertama, jadi mirip dengan tempat kursus yang barusan saya telpon itu. Namun perbedaannya adalah dari segi biaya uang pendaftarannya yang jauh lebih murah. Biaya pendaftaran saya 200ribu dan sudah mendapatkan buku pula, sementara kalau di tempat les drum yang saya sebutkan itu, 400ribu belum dapat buku, dan kalau mau dapat buku bayar lagi 640ribu. 

Berarti untuk uang pendaftaran dan dapat buku teman-teman harus membayar kurang lebih 1 jutaan. Belum lagi harus bayar uang lesnya yang 400ribu. Kalau belajar di saya, sebulan itu 500ribu, namun durasi pertemuannya adalah satu jam, kalau tempat les yang tadi kan hanya setengah jam. Dalam sebulan sama empat kali pertemuan tapi di saya durasi les drumnya jauh lebih lama, dua kali dari tempat les drum yang ada.

Jadi hemat dong? Kalau disana teman-teman membayar 400ribu per bulan hanya mendapat jatah setengah jam setiap ketemunya, dan kalau mau jatah satu jam tiap kali ketemunya berarti harus membayar dua kali lipatnya, jadi 800ribu per bulan untuk 4 kali ketemuan 1 jam. Nah kalau di saya kan hanya membayar 500ribu saja. 

Jadi sangat jauh lebih murah dong? Tapi silakan teman-teman mengklik DISINI untuk update harga terbaru dari les drum saya. Karena bisa jadi teman-teman membaca harga ini setelah 6 bulan dari sekarang yang kemungkinan juga harganya sudah berubah.

Sementara kalau di link yang saya berikan pastinya akan selalu saya update disitu. Kalau begitu saya sudahi dulu artikel les drum murah di Jakarta ini dan sampai ketemu di kelas drum saya. Salam drummer!



Baca juga :
  1. Latihan Drum Tanpa Drum
  2. Ingin Bisa Drum Tapi Ngga Punya Drum
  3. Biografi Iman Prabawa

Thursday, December 11, 2014

Drum Head Yang Bagus Untuk Drum Saya

BelajarDrumIman.com - Kali ini saya mau menulis tulisan berdasarkan pertanyaan dari salah satu teman kita yang bertanya di salah satu forum drum yang ada di facebook. Dia bertanya mengenai drum head yang bagus untuk drum saya. Ini langsung saja ya saya ikut sertakan disini tulisan dan pertanyaannya. Dan kebetulan juga ada teman kita yang ikutan menjawabnya disitu.

Sekarang kita simak dulu saja pertanyaannya di bawah ini..

Pertanyaan :

Malam master
Saya mau minta saran nih , saya mau beli drumhead untuk drum saya merk pearl export kira kira yang untuk snare bagusan evans atau remo ya untuk soundnya , soalnya masih bngung untuk nentuin soundnya
Makasih ‪#‎salamdrummer‬

Lalu kemudian ada juga teman kita yang ikutan membantu sharing menjawab pertanyaan dari teman kita tersebut.

Drum Head Yang Bagus Untuk Drum Saya


Apa Merek Drum Head Yang Bagus Untuk Drum Saya


Nah langsung saja saya sertakan disini jawaban dari salah satu teman kita disana yaa.. Yuk langsung saja kita baca sarannya, kebetulan yang memberikan saran ini adalah pedagang drum yang mempunyai toko musik di daerah Jakarta.

Jawaban :

kalau budget dibawah 150rb/head
bisa pertimbangin
Remo Encore Taiwan,DynamicHead,DB
---
kalau budget diatas 150rb.
bisa pakai Remo USA Weatherking,Evans,Aquarian

dikarenakan pearl export poplar wood dlm kategori ini belum aman soundnya. baiknya pilih drumhead yg 2 ply utk snare.
2ply dapat ditemukan di
Evans HD Dry
Evans ST Dry
Evans Onyx
Evans Hydraulic Black/Blue
Remo PowerStroke3/Powerstroke4
Remo Pinstripe
Remo Fiberskyn
---
untuk suara ,
sulit kalo dijabarin pakai ketikan. tp bisa cek youtube.

kalo di web saya ada diagram indikator
dan penjelasan mengenai detail masing2 karakter. tp saya sarankan ke youtube.

kalau list di atas 2ply. uda aman semua. plg beda karakternya Dry/kering,Onyx/Black(gelap mendem),powerstroke3(loud bright),powerstroke4 tebel,pinstripe terang n lebar. dll
snare selalu coated. tidak rekomen pakai clear. nanti bakal terlalu terang(over bright) dan nutup sound lain2nya nusuk. Ps: Kalau Snarenya Hi End, baiknya dicoba pakai 1 ply, biar lebih natural soundnya
Kalau menurut saya sendiri kalau drumnya masih level yang awal, mau kita ganti dengan yang mahal sepertinya tidak akan berubah terlalu drastis karena pengaruh shell menurut saya lebih besar ketimbang drum headnya. Kita bisa tonton video saya yang ini.



Teman-teman juga bisa membaca tulisan saya yang membahas mengenai berbagai macam shell drum yang ada. Saya juga sudah membuat videonya kok, silakan teman-teman bisa mencarinya sendiri di channel youtube saya ya. 

Kalau teman-teman ingin bertanya langsung dengan saya juga bisa, silakan teman-teman bisa langsung ikutan kelas drum saya aja. Apakah itu yang belajar drum secara jarak jauh, yang informasi detailnya untuk teman-teman bergabung bisa dibaca DISINI. Atau teman-teman yang berada di Jakarta, bisa les drum dengan cara ketemu langsung dengan saya. Untuk detail masalah harga dan biayanya silakan teman-teman bisa mengkliknya DISINI.

Kalau begitu sampai ketemu lagi di sharing drum saya yang lainnya ya. Saya sudahi dulu tulisan saya mengenai drum head yang bagus untuk drum saya ini. Salam drummer wangi!



Baca juga :
  1. Mengenal Drum Shell
  2. Stave Shell Snare Drum
  3. Review Drum Head Dynamic Single Ply Coated

Peran Penting Kursi Drum

BelajarDrumIman.com - Tadi di forum drummer yang ada di facebook kebetulan ada teman kita yang bertanya mengenai peran penting kursi drum. Jujur saya jadi belajar banyak juga dari pertanyaan teman kita itu, dan dijawab dengan sangat baik oleh teman kita yang lain yang ada di forum drummer tersebut. Jadi deh nambah lagi ilmu saya. Ini saya ikut sertakan ya di bawah ini pertanyaannya..


Pertanyaan :

Bro, saya mau nanya tentang peran penting kursi drum itu apa sih? Dari harga yg plng murah sampai termahal. Walaupun semua org tau itu untuk duduk tp menurut saya itu menyimpan banyak arti. Mungkin di sini ada yg bisa menjelaskan secara baik dan jelas, dan bisa di mengerti untuk yg blm mengerti pendalaman tentang drum. Thx salam tukang gebuk \m/

Nah kemudian teman kita ada yang menjawab dengan sangat lengkap, yuk langsung saja kita simak saja..

Peran Penting Kursi Drum


Peran Penting Kursi Drum Bagi Drummer


Yuk langsung aja kita simak jawaban dari salah satu teman kita yang ada di forum drummer tersebut, jawaban yang sangat detail.

Jawaban :

- kursi paling traditional model Nut Lock , ada lobang trus di colok baut, (+ daya tahan tinggi krn tgantung ketahanan baut , - setup posisi ribet cabut colok)

- TightLock , modelnya pakai Silinder Karet di puter pakai wingScrew, buat kencengin. (+ lebih mudah setup tinggi rendah puter wingscrew , - daya tahan tergantung karet, bisa 3thn an abis itu ganti karet ,

- Ulir / TwistLock , Model di puter kiri kanan untuk naik turunin bangku (+ sangat simple&kokoh , daya tahan relatif tinggi ,tidak ada masalah karet getas,bisa pakai lama, - relatif lebih Berat, harga lebih tinggi)

- Pompa Hidrolik/ Hydraulic Lock , Model ini paling sering di temui di bangku2 kantor (+ sangat mudah naik turun, tinggal tarik tuas/lever di bawah bangku, naik tinggi bangkunya , - ada berat minimum. kalo terlalu ringan bisa kelempar orangnya )
Dan kemudian ada yang menambahkan teman kita yang lainnya, langsung saja kita simak di penuturannya di bawah ini yaa..

Jawaban :

sama seperti: kenapa ada kursi kantor yang harga 300rb sampe yang jutaan? nah pasti jawabannya kualitas, fitur dan kenyamanan.
drum throne(kursi drum) pun begitu, buat yang produk kelas bawah, pasti rangka tabung nya kecil dan tipis, pengunci sederhana, busa tipis, diameternya kecil, setting ketinggiannya terbatas, terkadang kurang stabil(mudah goyang) dan kemungkinan untuk rusak lebih cepat(dratt haus, patah, bengkok dsbg), terutama kalau pengguna nya punya bobot badan besar, sehingga tidak nyaman digunakan.

kebalikannya dengan yang kelas atas, rangka kokoh tebal dan besar, penguncinya biasanya model ulir dan bisa di lock lg, bahkan sebagian model ada yang menggunakan fitur hydraulic(seperti kursi kantor), untuk mengatur ketinggiannya, busa yang digunakan tebal dan lebar, jd lebih nyaman, jenis lapisan luar yang digunakan jg variatif, sehingga sangat stabil dan berat, kemungkinan untuk rusak adalah dlm jangka waktu yang lama, bahkan ada yang dilengkapi sandaran, pegas di dalam tabungnya sehingga befungsi sbg shock breaker ketika digunakan. fitur dan kualitas tsb lah yang menjadikannya lebih mahal.
Nah bagus kan ya jawabannya? Saya sendiri banyak belajar lagi nih dari jawaban teman-teman kita di atas tersebut. Dan buat teman-teman yang ingin belajar drum dengan saya, baik secara langsung maupun belajar drum secara jarak jauh, silakan saja. 

Untuk yang ingin belajar drum secara jarak jauh silakan teman-teman bisa membaca infonya DISINI, sedangkan untuk teman-teman yang ingin belajar drum secara ketemuan langsung dengan saya, silakan teman-teman bisa membacanya informasi detailnya DISINI.

Kalau begitu sampai ketemu lagi di sharing drum saya yang berikutnya ya, dan saya sudahi dulu artikel mengenai peran penting kursi drum ini. Salam drummer wangi..



Baca juga :
  1. Kick Pad Drum Buatan Sendiri
  2. Tips Membersihkan Rim Snare Drum
  3. Tempat Kursus Drum Yang Asik

Friday, December 5, 2014

Latihan Drum Tanpa Drum

BelajarDrumIman.com - Kali ini saya mau sharing lagi mengenai latihan drum tanpa drum. Di tulisan saya yang terdahulu mengenai gimana kita bisa belajar drum tanpa drum, saya menjelaskan mengenai pad drum yang bisa kita susun sehingga bisa untuk kita latihan dan belajar drum tanpa kita punya drumnya. Dan kemudian ada yang bertanya caranya agar pad drum lokalnya bisa dipasangkan di stand cymbalnya gimana.

Nah kali ini saya mau sharing mengenai gimana caranya agar pad drum lokal itu bisa kita pasangkan di stand cymbal. Kan kalau kita lihat pada gambar di bawah ini, seperti ini yaa..

Latihan Drum Tanpa Drum

Kalau kita lihat pad drum di atas kan itu HQ, yang mana di bagian bawahnya udah ada lubang darisananya sehingga kita bisa langsung pasang aja di stand cymbal, tapi kalau pad drumnya seperti pad drum yang terlihat di atas yang saya pasang di stand snare drum terus gimana dong?


Latihan Drum Tanpa Menggunakan Drum


Kita tinggal membuat lempengan di bagian bawah dari pad drum lalu kemudian kita pasangkan saja. Kebetulan waktu itu saya dibuatkan oleh murid saya yang mempunyai om yang memang kerjanya sebagai tukang las. Dan dia membuatkan lempeng seperti terlihat pada gambar di bawah ini.


Itu kalau kita lihat ada bagian lubangnya ya? Yang mana disitu ada ulirnya, sehingga bisa kita masukkan pada stand cymbalnya. Itu saya rekatkan saja pada drum padnya menggunakan mur. Dan jadi deh bisa dipasang di stand cymbalnya sekarang.

Tinggal dibawa aja ke tukang las gambar ini lalu minta deh mereka membuatkannya buat kita, sehingga nanti kita bisa tinggal langsung memasangkannya saja di pad drum lokal kita.

Dan saran saya memang sebaiknya menggunakan pad drum lokal, karena kalau kita beli HQ, yang ada adalah soundnya akan sama persis jadi ngga kerasa banget deh. Jadi malah ngga enak nanti drumset padnya. Kita lihat yuk video di bawah ini dimana saya menggunakan pad drum lokal yang sudah saya tempel di stand cymbalnya.



Kira-kira seperti itu, jadi sebenarnya kita akan tetap bisa latihan walaupun kita tidak mempunyai drum di rumah kita. Karena untuk mempunyai sebuah drumset pun kita perlu untuk memiliki ruangan yang berperedam dan itu biayanya tidaklah kecil. Seringkali nilainya lebih besar ketimbang harga drumset kita untuk mempunyai sebuah ruangan yang berperedam.

Buat teman-teman bila ada yang ingin ditanyakan, silakan bisa bertanya dan langsung ikutan saja di group berbayar saya, Sekolah Drum Iman Prabawa. Untuk detail infonya silakan teman-teman bisa membacanya DISINI. Dan untuk teman-teman yang ingin les drum dengan cara ketemuan langsung dengan saya, silakan teman-teman bisa membaca detail mengenai biaya dan alamatnya DISINI.

Kalau begitu sampai ketemu lagi di sharing saya tentang drum di tulisan saya berikutnya dan saya tutup dulu artikel latihan drum tanpa drum ini. Salam drummer wangi..



Baca juga :
  1. Les Drum Tetapi Tidak Punya Drum
  2. Tips Membersihkan Rim Snare Drum
  3. Kick Pad Drum Buatan Sendiri

Tuesday, December 2, 2014

Mengapa Bass Drum Disambung?

BelajarDrumIman.com - Kali ini saya sharing dan ingin menjawab sebuah pertanyaan yang ditanyakan di salah satu forum drummer yang ada di facebook. Menurut saya pertanyaan ini sangat bagus dan juga memang banyak juga ditanyakan oleh drummer, jadi saya pikir sekalian saya jawab aja ya.

Saya langsung skrinsutkan aja gambarnya di bawah ini ya, kita sama-sama baca pertanyaan dari teman kita itu seperti apa.

Nah pertanyaannya sekalian aja saya tuliskan juga disini..

Mau tnya ni para master.....kenpa bass drumny disambung kyk gni???apa ada efek suara ato cm buat gaya dong???minta penjelasan dr para master ya.....colek Iman Prabawa Drum Daniel Indra
Langsung aja yuk kita jawab di bawah ini.

Mengapa Bass Drum Disambung?


Sebenarnya fungsinya itu adalah sama seperti subkick. Buat teman-teman yang tidak tahu apa subkick kebetulan saya sudah membuat artikel mengenai Yamaha Subkick, coba aja ketikkan di google "mengenal subkick iman prabawa" nanti pasti akan menemukan artikel saya yang membahas mengenai hal tersebut.

Ini bisa juga menambah sustain dari si bass drum, cuma mungkin kenapa ngga sekalian panjang aja ya? Kenapa harus disambung-sambung seperti itu? Mungkin akan berbeda hasil suaranya, antara tidak disambung dengan yang disambung-sambung seperti itu.

Kalau yang Yamaha Subkick itu kan dalamnya adalah speaker, jadi speakernya digunakan untuk difungsikan sebagai microphone. Lho? Memang speaker bisa difungsikan sebagai microphone? Bisa! Dengan cara membalik fasenya, maka nanti speaker tersebut akan berubah fungsi menjadi seperti microphone yang akan menangkap suara.

Dan disini bagusnya adalah speaker ini akan menambah lebih fokus ke low frekuensi, jadi akan menambahkan low frekuensi di suara bass drum kita, sehingga nantinya bass drum kita soundnya akan berasa lebih ada lownya.

Nah semoga sharing dari saya ini bisa bermanfaat buat teman-teman semuanya. Kalau teman-teman ada yang mau ditanyakan seputar drum, silakan teman-teman bisa ikutan saja group drum berbayar saya, Sekolah Drum Iman Prabawa, yang mana untuk ikutan teman-teman bisa melihat caranya DISINI. Dan buat teman-teman yang ingin belajar drum langsung dengan saya juga bisa, silakan teman-teman bisa mengklik DISINI untuk membaca masalah biaya dan alamatnya.

Kalau begitu saya sudahi dulu ya artikel mengenai mengapa bass drum disambung ini. Sampai ketemu lagi di sharing drum saya selanjutnya dan salam drummer wangi!



Baca juga :
  1. Kick Pad Drum Buatan Sendiri
  2. Mengenal Bass Drum
  3. Cara Menginjak Pedal Bass Drum

Friday, November 28, 2014

Kenapa Kebanyakan Orang Bermain Drum Dengan Tangan Menyilang

BelajarDrumIman.com - Tadi saya melihat di salah satu forum drum yang ada di facebook pertanyaan seperti ini, "Kenapa kebanyakan orang bermain drum dengan tangan menyilang?". Nah saya pikir ini pertanyaan yang bagus sekali, jadi saya pikir ada baiknya juga kalau saya membuat artikel menjawab dan membahas mengenai hal ini.

Saya untuk menjawab pertanyaan ini mau sedikit cerita mengenai sejarah dari drum itu sendiri karena ada hubungannya dengan jawaban dari pertanyaan ini. 

Kenapa Kebanyakan Orang Bermain Drum Dengan Tangan Menyilang


Kenapa kebanyakan Orang Bermain Drum Dengan Tangan Yang Menyilang?


Kalau kita bicara sejarahnya, awalnya memang hi hat itu dimainkannya ditaro di kaki kiri dan standnya juga tidak tinggi. Oh iya kebetulan mengenai gambarnya saya sudah mempostingkannya di tulisan saya yang berjudul Mengenal Hi Hat, jadi silakan teman-teman lihat saja disana masalah gambarnya.

Waktu itu saya membaca dari salah satu majalah, kalau ngga salah majalah Modern Drummer magazine yang awal-awal, disitu dijelaskan awalnya drum set itu cymbal hi hat-nya berada di bawah sehingga tidak dimainkan menggunakan tangan.

Kalau hi hat yang sekarang kan dimainkan menggunakan tangan. Jadi dulu itu fokusnya adalah di ride cymbal dimana memang ride cymbal itu memang kita letakkan di sebelah kanan kita dan kita mainkan dengan tangan kanan kita.

Kemudian si hi hat ini yang dulu dinamakan low boy ini kemudian mulai ditinggikan dan jadilah namanya menjadi sock cymbal, tapi belum juga dimainkan oleh tangan kita karena memang pendek. Mungkin saat itu fungsinya hanya untuk menjaga tempo kali ya? Atau juga sebagai variasi sound seperti yang biasa dimainkan oleh para pemain drum jazz dengan kaki kirinya, kadang memang menjaga tempo di 2 dan 4 dan kadang-kadang memang tidak.

Dan kemudian baru stand hi hat itu ditinggikan dan mulailah dimainkan dengan tangan kita. Coba teman-teman bayangkan ketika hi hat itu ditinggikan dan bisa dimainkan dengan tangan, dan cara memainkannya juga mirip dengan kita memainkan ride cymbal yaitu untuk menjaga tempo. Yang akan teman-teman lakukan apa? Pastinya memindahkan tangan kanan kita yang tadinya dari ride sekarang memainkannya di hi hat kan?

Jadilah kemudian menjadi silang begitu. Coba kalau dari awal ditemukan stand hi hat yang tinggi seperti itu, mungkin ride cymbal jadi dipindah ke kiri, atau malah hi hat yang diletakkan di sebelah kanan.

Nah kira-kira seperti itu tuh kenapa kebanyakan orang bermain drum dengan tangan menyilang. Kalau teman-teman memang bisa dan nyaman kalau memainkan hi hat menggunakan tangan kiri dan kemudian ketika memainkan ride cymbal kita memainkannya dengan tangan kanan silakan aja. Tapi pastinya lebih susah ketimbang kita memainkannya dengan tangan kanan.

Tapi kalau memang bisa ya ngga papa, banyak juga yang memainkannya dengan tangan kiri, tapi biasanya ride cymbalnya diletakkan juga di sebelah kiri. Nah semoga apa yang saya sharingkan pada tulisan kali ini bisa bermanfaat buat teman-teman semuanya.

Buat teman-teman yang ingin ikutan belajar dengan saya, baik secara ketemu langsung. Nah kalau mau belajar drum dengan saya secara ketemu langsung silakan teman-teman bisa mengkliknya DISINI untuk mendapatkan detail mengenai masalah biaya dan alamatnya.

Dan kalau teman-teman berada di luar Jakarta, teman-teman bisa ikutan belajar drum dengan saya secara jarak jauh. Lho? Gimana caranya?? Caranya adalah kita belajar melalui tulisan dan juga melalui video. Emang bisa? Nah ini teman-teman membaca tulisan saya kan juga jadi bisa belajar kan? Nanti saya akan berikan link materi yang tidak ada disini yang sudah saya urutkan sehingga teman-teman bisa belajar sendiri di rumah, dan juga akan saya sertakan videonya, sehingga teman-teman bisa menonton juga prakteknya seperti apa di drum.

Tapi kan saya ngga punya drum??? Nah untuk teman-teman yang berkata seperti itu, sepertinya wajib untuk membaca artikel saya Les Drum Tapi Tidak Punya Drum. Silakan diklik aja untuk membaca, disitu saya memberikan gambaran kenapa teman-teman justru harus belajar drum dengan saya secara jarak jauh kalau begitu.

Detailnya kalau ingin ikutan belajar di group Sekolah Drum Iman Prabawa, silakan teman-teman bisa mengkliknya DISINI. Kalau begitu sampai ketemu di kelas drum Sekolah Drum Iman Prabawa ya. Saya sudahi dulu artikel mengenai kenapa kebanyakan orang bermain drum dengan tangan menyilang ini. Salam drummer!



Baca juga :
  1. Mengenal Back Beat
  2. Cara Memegang Stick Matched Grip
  3. Merek Drum Yang Bagus

Thursday, November 27, 2014

Les Drum Tetapi Tidak Punya Drum

BelajarDrumIman.com - Kali ini saya mau sharing mengenai les drum tetapi tidak punya drum. Maksud dari saya sharing hal ini karena banyak sekali yang saya alami ketika mengatakan bahwa dirinya ingin les drum dan kemudian saya tawarkan untuk belajar drum secara jarak jauh dengan saya kemudian banyak yang berkata bahwa, "Saya kan ngga punya drumnya!"

Cukup kaget saya mendapatkan jawaban dan pertanyaan yang seperti ini ketika saya sarankan untuk belajar drum secara jarak jauh dengan saya. Jadi alasan mereka kenapa mereka ingin belajar drum dengan ketemuan langsung itu dikarenakan mereka tidak mempunyai drum.

Yang saya bingung kalau tidak punya drum dan hanya mengandalkan latihan dari drum di tempat les, terus kapan bisanya? Yuk kita bahas lebih detail mengenai hal ini.

Les Drum Tetapi Tidak Punya Drum


Les Drum Tetapi Kita Tidak Punya Drum


Jadi gini, yang saya tangkap adalah banyak dari kita ingin les drum itu karena kita tidak punya drumnya makanya kita les drum. Sebenarnya kalau menurut saya itu cara berpikir yang salah. Kenapa salah? Karena kalau kita tidak punya alatnya dan kita hanya mengandalkan menggunakan alat yang ada di tempat les, yang notabenenya pun kita akan berlatihnya hanya satu kali dalam satu minggu. Lalu kapan kita akan bisa bagus?

Kalau tempat les drum kita hanya memberikan kita waktu 30 menit dalam les drum, kemudian sang guru pun menjelaskan sekitar 15 menit, berarti kita hanya punya waktu 15 menit untuk melatih apa yang diberikan oleh guru tersebut. Dan kemudian kita tidak akan punya waktu tambahan lagi. Kalau kita misalnya durasi les drumnya adalah satu jam, maka kemungkinannya adalah sang guru akan menjelaskan kepada kita selama 30 menit dan kita mempunyai waktu 30 menit untuk latihan.

Kita akan berlatih selama 30 menit dalam satu minggu! Berarti sebulan itu kita hanya berlatih selama 2 jam. Lalu gimana kita bisa jadi bagus kalau latihan yang kita lakukan itu hanya 2 jam dalam satu bulan? Sementara dalam satu bulan itu saja kan ada 24 jam dikali 30 hari sama dengan 720 jam. Ups kita belum kurangi dengan waktu tidur kita nih, misal sehari kita tidur 8 jam berarti 8 jam dikali 30 hari adalah 240 jadi kita punya waktu 720 jam dikurangi dengan 240 jam yang hasilnya adalah 480 jam.

Kemudian dari 480 jam itu kita gunakan untuk ada yang kerja dan ada yang kuliah, tinggal dikurangi aja, nanti kita punya waktu sisa berapa jam tuh? Kebayang ngga kalau dalam sebulan kita hanya berlatih selama 2 jam, terus kapan kita mau bisa bagus dalam bermain drum? Kapan kita bisa jago dong?

Belajar Drum Secara Jarak Jauh


Jadi gimana dong solusinya? Sebenarnya kalau teman-teman ikutan belajar drum secara jarak jauh dengan saya. Untuk info masalah biayanya teman-teman bisa membacanya DISINI. Masalahnya adalah teman-teman tidak mempunyai drum kan? Nah solusinya adalah teman-teman bisa menyewa studio musik dan latihan drum disitu. Sewa aja satu jam studio musiknya dan teman-teman latihan disitu selama satu jam. Lho? Emang bisa? Kan ngga sama anak band yang lain tho.

Jawabannya adalah bisa! Saya juga dulu pernah sewa studio latihan untuk saya berlatih drum saja. Yang jaga studio bertanya kepada saya, "Teman yang lain sudah kumpul?" Saya bilang kalau saya hanya akan berlatih sendirian saja berlatih drum sendirian.

Dan dia juga ngga masalah. Kalau kita bisa dekat dengan yang jaga studionya mungkin dia bisa memberikan diskon mungkin, karena yang kita gunakan hanya drumnya saja kan? Kita tidak menggunakan seluruh alat yang ada di studio itu.

Lalu kemudian mungkin teman-teman akan berkata, "Kan jadinya mahal dong kalau gitu, sewa studio lagi." Nah les drum itu juga akan jadi mubazir lho kalau teman-teman tidak pernah melatih apa yang sudah diberikan di tempat les drum teman-teman. Dan tadi saya baru saja iseng menelpon sebuah tempat les drum di daerah Jakarta.

Untuk pendaftarannya harus bayar 400ribu, itu belum termasuk uang buku. Dan untuk uang bukunya harus mengeluarkan uang sebesar 640ribu dan akan mendapatkan dua buah buku dan sebuah CD. Kemudian untuk biaya les per bulannya adalah 400ribu kalau kita ingin les drum di hari biasa dan 440ribu kalau kita ingin les drum di hari Sabtu dan Minggu.

Sebulan kita hanya dapat jatah 4 kali dan tiap pertemuannya itu durasinya adalah 30 menit. Kalau kita ingin durasi belajarnya adalah satu jam berarti kita harus bayar double, yaitu 400ribu dikali dua yaitu 800ribu, atau kalau kita ingin belajarnya di hari Sabtu Mingu satu jam berarti 440ribu dikali dua yaitu 880ribu per bulannya.

Dan tadi saya tanya kalau untuk masalah waktunya apakah bisa fleksibel? Maksudnya adalah kalau kita ngga bisa datang apakah bisa diganti harinya? Dia bilang tadi tidak bisa! Tidak bisa karena gurunya berbeda tiap harinya. Jadi sama sekali tidak bisa. Jadi kalau kita sudah memilih misalnya hari rabu jam 3 sore, maka minggu depannya akan hari rabu jam 3 sore dan kalau kita berhalangan hadir karena sesuatu alasan apa pun tidak bisa kita gantikan harinya.

Nah untuk masalah ini teman-teman bisa bandingkan dengan les drum di tempat saya, untuk detail harganya silakan teman-teman bisa membacanya DISINI. Balik lagi ke topik pembahasan kita, kalau teman-teman memutuskan untuk les drum secara ketemu langsung tetap teman-teman akan butuh untuk menyewa studio rental untuk teman-teman latihan kalau memang teman-teman ingin bisa bermain drum dan menjadi jago. 

Tidak akan pernah bisa jadi jago kalau teman-teman hanya mengandalkan latihan saat waktu les drum saja. Kenapa ngga kalau begitu teman-teman ikutan saja belajar drum secara jarak jauh dengan saya? Dengan hanya membayar biaya bulanannya yang sangat kecil ketimbang kalau teman-teman harus membayar kalau ketemu langsung. Kira-kira mungkin seperlimanya yang harus teman-teman bayarkan kalau teman-teman belajar drum secara online, nah kemudian bagian 4/5-nya lagi dari uangnya kan teman-teman bisa gunakan untuk menyewa studio latihan untuk teman-teman latihan.

Ketimbang teman-teman les drum per bulan, misalnya di tempat yang saya sebut tadi, teman-teman harus membayar 400ribu per bulan dengan durasi tiap ketemu 30 menit atau 800ribu per bulan dengan durasi ketemu 1 jam, tapi di luar itu teman-teman harus keluar biaya lagi untuk sewa studio untuk latihan.

Kenapa tidak teman-teman hanya bayar untuk iuran per bulan di Sekolah Drum Iman Prabawa yang notabenenya cuma seperberapanya dari biaya yang tadi dan sisanya bisa teman-teman gunakan untuk menyewa studio rental untuk teman-teman latihan drum?

Semoga sharing dari saya ini bisa bermanfaat buat teman-teman drummer semuanya ya. Kalau begitu saya sudahi dulu artikel les drum tetapi tidak punya drum ini. Sampai ketemu di kelas drum Sekolah Drum Iman Prabawa yaa..



Baca juga :
  1. Tips Memilih Guru Drum
  2. Apakah Drummer Harus Bisa Membaca Not Balok?
  3. Les Musik Mengapa Mahal?

Tips Membersihkan Rim Snare Drum

BelajarDrumIman.com - Di artikel kita kali ini saya mau sharing tips membersihkan rim snare drum. Yang ingin saya bahas ini bukan saat rim snare drum kita sudah karatan ya tapi saat memang kotor saja, kan ada waktunya kotor dulu baru kemudian kalau terus kita biarkan maka akan jadi berkarat. Kalau sudah berkarat nanti tipsnya lain lagi soalnya.

Saya akan sharing tips mengenai membersihkan rim yang sudah berkarat di tulisan saya yang lain yaa. Kali ini saya akan membahas mengenai membersihkan rim snare drum yang kotor saja dan yang belum berkarat. Kalau teman-teman belum tahu mana sih yang namanya rim itu di snare drum silakan teman-teman bisa membaca tulisan saya Jenis Rim Pada Snare.

Nah kita lihat yuk penampakan rim snare yang kotor di bawah ini.

Tips Membersihkan Rim Snare Drum


Tips Membersihkan Rim Snare Drum Kita


Kotor ya rim snare yang terlihat pada gambar di atas? Kotor sekali tapi belum berkarat. Nah biasanya kalau sudah seperti ini saya membersihkannya menggunakan sebuah cairan yang namanya LOC Soft Cleanser yang penampakannya seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

LOC Soft Cleanser

Saya menggunakan produk ini karena pengalaman saya menggunakan produk ini saya sangat puas sekali. Kembali kinclong sangat yang saya rasakan dan saya sudah menggunakan produk ini lebih dari 10 tahun, jadi lumayan tahu lah ampuhnya produk ini.

Kita lihat aja yuk sama hasil yang sudah saya bersihkan, kebetulan memang saya fotokan juga, jadi teman-teman bisa membandingkannya dengan yang belum dibersihkan.

Hasil Membersihkan Rim Snare Drum

Kinclong kan? Kemudian cara menggunakannya gimana? Biasanya saya menggunakan dua buah kain untuk membersihkan rim snare drum yang kotor. Yang satu untuk nanti saya berikan cairan LOC ini, biasanya sih cara saya adalah melulurkan cairan LOC ini di rim snare drum baru kemudian saya gosok dengan menggunakan kain yang satu. Ketika sudah bersih baru kemudian saya gosok lagi dengan menggunakan kain yang satunya lagi.

Untuk lebih mudahnya memahami apa yang saya bicarakan disini mungkin lebih baik kalau kita langsung saja melihat dan menonton video di bawah ini dimana di video di bawah ini saya mempraktekkan langsung seperti apa cara menggunakan LOC ini.
 


Bersih kan hasilnya? Saya sih selama ini selalu puas ya menggunakan LOC ini. Mungkin teman-teman bertanya dimana ya saya bisa mendapatkan produk LOC ini? Silakan teman-teman bisa langsung saja menghubungi saya untuk dimana bisa mendapatkan produk LOC ini. Bisa menghubungi saya melalui facebook saya atau bisa juga melalui line saya, id LINE imanprabawa.

Saya biasanya sering aktif di facebook, jadi temna-teman silakan saja tinggalkan pesan untuk saya di facebook nanti saya akan memberitahukannya dimana teman-teman bisa mendapatkan produk LOC ini. Kalau begitu sampai ketemu di sharing drum saya yang lainnya ya. Saya sudahi dulu artikel mengenai tips membersihkan rim snare drum ini. Salam drummer!

Oh iya, kalau teman-teman ingin les drum langsung dengan saya, silakan teman-teman bisa mengklik DISINI untuk mengetahui berapa biaya kalau les drum langsung dengan saya dan alamatnya dimana. Sementara buat teman-teman yang tidak berada di Jakarta bisa mengklik DISINI kalau ingin belajar drum secara jarak jauh dengan saya. Murid saya kebetulan ada yang dari Medan, Kalimantan, Surabaya, bahkan ada yang dari Korea Selatan yang ikut belajar drum jarak jauh dengan saya.

Sampai ketemu ya di Sekolah Drum Iman Prabawa. Salaamm..



Baca juga :
  1. Tips Memukul Cymbal Yang Benar
  2. Tips Di Dalam Mengajar Drum
  3. Shampoo Anti Ketombe Untuk Membersihkan Cymbal