Advertisement

Wednesday, September 3, 2014

Belajar Drum Tanpa Menggunakan Drum

BelajarDrumIman.com - Kali ini saya mau sharing mengenai belajar drum tanpa menggunakan drum. Hal ini sangat banyak ditanyakan oleh teman kita melalui facebook saya dan juga menurut pengalaman saya, sekitar 8 atau bahkan 9 dari 10 murid saya rata-rata tidak mempunyai drumset di rumahnya. Memang sih untuk mempunyai drum set tidak bisa kita hanya membeli drum set saja, karena kan pastinya kita juga harus memikirkan masalah peredamannya. 

Peredaman studio atau peredaman kamar ini harus kita pikirkan kalau ternyata rumah kita berada berdekatan dengan rumah tetangga yang lain, karena kalau dekat dengan tetangga suaranya bisa mengganggu tetangga sebelah rumah kita kalau tidak diberi peredam ruangan kamar kita.

Belajar Drum Tanpa Menggunakan Drum


Lalu kemudian gimana dong kita bisa tetap latihan drum dengan nyaman? Bisa ngga sih kalau kita ngga punya drum tapi bisa tetap latihan? Karena kalau rumah kita berada di tempat yang padat penduduk juga akan percuma aja kalau kita punya drum set, karena ngga akan kepake juga.

Kalau saya sendiri sih solusinya adalah mempunyai pad drum set yang kemudian kita susun sehingga kita bisa latihan tanpa menggunakan drum. Minimal kita mempunyai pad drum set seperti gambar di bawah ini.

Belajar Drum Tanpa Menggunakan Drum

 Kalau kita lihat pada gambar di atas, itu kita punya kick drum pad, dimana itu saya buat sendiri kick drum padnya, keluar uang hanya sekitar 50ribu. Lumayan kan? Ngga termasuk pedalnya ya. Kalau pedalnya harus beli atau kalau memang ada yang sangat kreatif bisa buat pedal sendiri seperti yang pernah dilakukan oleh salah satu murid drum online saya, bisa dibaca di artikel saya yang berjudul Membuat Pedal Drum Sendiri.

Disitu dia menjelaskan bagaimana dia terinspirasi dari salah satu video saya di youtube, sehingga akhirnya dia bisa membuat pedal drum untuk dia latihan. Kalau menurut saya sih yang pertama itu dan yang terpenting adalah niatnya terlebih dahulu. Karena kalau sudah niat maka kita akan nantinya otak kita akan bisa dan mau untuk berpikir lebih kreatif.

Jadi sebenarnya tidak punya drum itu juga bukan halangan untuk kita tidak bisa latihan. Kalau niatnya besar, pasti kita akan menemukan jalan untuk tetap kita bisa latihan tanpa kita mempunyai drumset. Salah satu contohnya adalah Mike Mangini, dimana di salah satu videonya dia menunjukkan gimana dia bisa latihan tanpa menggunakan drum dan dia hanya latihan dengan menggunakan tangan kosong saja.

Jadi semuanya mungkin kalau kita memang punya niatnya. Kalau kita tidak punya niatnya maka kita pun tidak akan bisa berpikir kreatif. Itu sih menurut saya. Nah teman-teman juga bisa menonton video saya yang ini gimana kita bisa latihan drum tanpa drum.


Seperti itu kira-kira videonya, semoga bisa memberikan motivasi dan ide buat teman-teman yang ngga punya drum untuk belajar. Dan buat teman-teman yang ingin ikutan belajar drum langsung dengan saya, bisa mengklik DISINI untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap mengenai berapa biayanya dan alamatnya dimana.

Kalau begitu saya sudahi dulu ya artikel mengenai belajar drum tanpa menggunakan drum ini, sampai ketemu di kelas drum saya ya. Salam drummer!



Baca juga :
  1. Mau Jadi Jago Atau Mau Punya Alasan?
  2. Review Pedal TJW
  3. Drummer dan Mem-bully





Tuesday, September 2, 2014

Sabian VFX Tony Verderosa

BelajarDrumIman.com - Sabian VFX Tony Verderosa ini saya punya karena dulu ada yang menawarkan kepada saya karena bagian bawahnya sudah hilang. Jadi mau ngga beli mini hi hat ini? Saya lihat harga listnya mahal sekali ya, kalau tidak salah dulu itu sekitar 4,7 juta! Saya bilang ke teman saya itu, ini kan bawahnya sudah hilang ya, jadi kalau dijual hanya satu gini ngga bisa lho dijual harga 4,7 juta dibagi dua, karena ane juga bingung ini nantinya mau diapain kalau cuma satu kaya gini.

Dia juga berpikir, iya juga sih, kalau cuma satu memang susah jadinya. Karena hi hat itu kan satu pasang, tidak dijual satuan atasnya doang atau bawahnya doang. Kalau ada yang menjual seperti itu, bisa saja hi hat ini masih laku. Tapi karena memang kebanyakan orang tahunya hi hat itu adalah sepasang, seperti kalau kita membeli sandal atau sepatu.

Kan aneh kalau kita hanya punya satu doang kan? Nah jadi waktu itu dia tawarkan dengan harga 500ribu untuk hi hat ini. Ya udah akhirnya saya punya deh atasnya doang. Seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

Sabian VFX Tony Verderosa

Ini adalah mini hi hat, jadi hi hat kecil yang berukuran 12 inch kalau tidak salah mah. Akhirnya saya menemukan kegunaannya dengan memasangnya jadi satu pasang dengan splash 12 saya, atau menggabungkannya menjadi stack cymbal dengan menggabungkannya dengan china 12 inch saya, jadilah seperti yang ada di video di bawah ini.


Nah seperti itu yang ada di sebelah kanan saya, itu dibawahnya china oriental thrash Zildjian yang tulisannya merah itu adalah Sabian VFX Tony Verderosa saya. Jadilah soundnya jadi seperti itu. Lumayan asik sih buat saya, jadi bisa bereksperiment dengan banyak sound juga pada akhirnya.

Jadi masalah sound itu menurut saya sih sebenarnya gimana kita aja mencobanya, jadi deh suara baru lagi di drumset kita, yang nantinya penggunaannya tinggal gimana kitanya aja dalam menggunakan di dalam permainan drum kita atau di dalam lagu yang hendak kita isi.

Nah semoga apa yang saya sharingkan di tulisan Sabian VFX Tony Verderosa ini bisa bermanfaat buat teman-teman semuanya ya. Buat teman-teman yang ingin ikutan belajar drum langsung dengan saya, baik itu secara offline mau pun secara online, untuk yang offline teman-teman bisa mengkliknya DISINI untuk mendapatkan informasi detailnya mengenai berapa biayanya dan juga alamatnya dimana.

Kalau begitu sampai ketemu lagi di sharing saya yang lainnya, pastinya tetap di blog belajar drum iman prabawa ini. Salam drummer! Oh iya, kalau ada yang mau ditanyakan, silakan bisa bertanya melalui facebook saya aja. Salam..



Baca juga :
  1. Mengenal Drumset
  2. Berlatih Di Pad Atau Di Drumset?
  3. Pengalaman Menjadi Pemusik

Monday, September 1, 2014

Harga Drum Pad Real Feel

BelajarDrumIman.com - Harga drum pad Real Feel Evans yang kemarin baru saja beli dari sebuah toko di kawasan Kelapa Gading Jakarta, yang bernama toko musik MG adalah 590ribu. Pad drum ini sudah lama banget ingin saya punyai, karena dulu saya sempat melihat videonya Tommy Igoe, dimana di DVD-nya dia tersebut dia menggunakan pad drum ini.

Kelihatannya keren dan seru juga nih kalau saya bisa punya ini. Cuma waktu dulu saya sempat mencari pad drum ini, susahnya minta ampun. Saya ngga menemukannya di toko musik yang saya cari. Ngga satu pun dulu yang saya cari pernah menjual pad drum ini. Baru kemarin saja ketika snare drum saya jebol dan harus mengganti dengan drum head baru deh saya melihat ada pad drum ini dijual. Jadi ya langsung saja saya beli, karena memang sudah lama saya menginginkan pad drum ini.

Ini dia saya fotokan barangnya di bawah ini.

Harga Drum Pad Real Feel

Cukup mahal ya? Kemudian sebenarnya layak ngga sih punya drum pad ini? Yuk kita bahas di bawah ini.

Harga Drum Pad Real Feel Mahal


Memang harganya bisa dibilang sangat mahal ya. Kualitasnya gimana? Kualitas sih biasanya berbanding lurus dengan harga, makanya ada yang bilang, ada harga ada kualitas. Pasti lah kualitasnya bagus. Kalau harga sudah mahal terus kualitasnya ngga bagus mah pasti orang sudah pada komplain sih.

Tapi kalau mau jujur kita bandingkan dari segi harga dengan produk lokal, pad drum yang pernah saya pakai waktu di video saya youtube itu gimana? Saya kebetulan sudah membuat videonya, karena kebetulan ada member dari group berbayar saya, Sekolah Drum Iman Prabawa yang bertanya mengenai hal ini di group berbayar saya itu. Mau ikutan group berbayar saya? Yuk silakan teman-teman bisa mengkliknya DISINI untuk bisa tahu caranya ikutan gabung dan langsung saya yang nantinya yang akan menjawab pertanyaan dari teman-teman.



Kalau dilihat dari tampilan memang keren banget sih ini pad drum. Buat gaya-gayaan sih yoi banget nih! Gue punya pad drum mahal nih! Pantulannya juga asik! Tapi kalau saya boleh jujur, mendingan beli yang pad drum lokal, kenapa? Karena saya mendukung penggunaan produk dalam negeri! Hihihi kriuk kriuk.

Ngga, gini deh, karena kalau dibandingkan dari segi harga, satu buah pad drum Real Feel itu bisa membeli sekitar 6 buah pad drum lokal ya? Nah dilihat dari segi harga dan juga pantulan yang saya jelaskan di video tersebut juga ngga terlalu berbeda jauh, dan juga kita harus tetap melatih di berbagai pantulan yang berbeda, karena di drumset aja, pantulan antara kita memainkan di snare drum dengan di floor tom saja kan sudah beda sekali tho?

Jojo Mayer pun sempat berkata demikian di salah satu DVD-nya yang berjudul Secret Weapons For The Modern Drummer, dia bilang gitu, bahwa kita harus melatih di banyak permukaan dengan pantulan yang berbeda-beda, karena snare drum dan floor tom aja pantulannya kan ngga sama, tergantung gimana kita menyetem dua barang tersebut.

Lantas kenapa saya membeli drum pad Real Feel itu? Karena saya guru drum, dan memang saya fokus untuk mengajar, jadi sebisa mungkin kalau ada barang yang butuh saya beli atau review saya ingin melakukannya dengan harapan murid-murid saya nantinya bisa punya pilihan karena saya pernah mencobanya.

Untuk itu kan butuh dana yang ngga sedikit tho? Misal untuk cobain cymbal aja ada banyak kan? Kalau dibeli satu per satu bayangin aja tho? Makanya teman-teman support saya ya, bisa dengan donasi dengan mengklik DISINI atau bisa juga dengan ikutan belajar drum langsung dengan saya.

Atau dengan mendoakan saya semoga nanti ada perusahaan besar yang mau saya untuk mereview produk-produknya mereka, sehingga saya juga ngga harus punya dan beli barang-barang itu kan? Nah kalau teman-teman ingin ikutan belajar drum langsung dengan saya, silakan bisa mengkliknya DISINI untuk informasi secara mendetail mengenai harga dan alamatnya dimana. Kalau begitu sampai ketemu di kelas drum saya yaa.. Salam drummer!



Baca juga :
  1. Drum Head Evans
  2. Double Pedal Buatan Garut
  3. Jual Cajon Berkualitas

Sunday, August 31, 2014

Drummer Berjilbab

BelajarDrumIman.com - Kali ini saya mempunyai lagi murid yang berjilbab. Drummer berjilbab sepertinya lagi trend? Apakah begitu? Ngga tahu juga deh. Dulu kan saya punya murid drum juga yang berjilbab, kebetulan dia itu adalah reporternya Metro TV, yang juga sempat saya videokan saat dia les drum dengan saya. Ini videonya di bawah saya embed lagi ya.



Nah itu dia murid saya yang namanya Trifty, cuma sekarang dia lagi tugas di Makassar kata dia, sempat menginformasikan kalau dia ngga bisa les drum lagi karena pindah tugas ke Makassar.

Hari ini murid saya ada satu lagi yang berjilbab, namanya Fika. Dia saya tanya kenapa pingin main drum, dia bilang karena pingin memainkan lagu-lagunya One OK Rock, nah itu band saya baru dengar namanya. Kemudian dia suruh saya search aja di youtube, katanya salah satu lagu dari One OK Rock itu jadi soundtrack untuk film Rurouni Kenshin, Samurai X.

Wah film Rurouni Kenshin kan film favorit saya. Lalu karena di tempat belajar drum di les drum iman prabawa ini ada wi fi dan internet, jadi langsung kita browsing dan cari aja. Ketemu deh bandnya dan saya jadi tahu lagunya seperti apa. Jadi saya ikutan belajar lagi nih, banyak hal yang saya tahu justru dari murid-murid saya.

Drummer Berjilbab

Katanya dia ngga suka sama musik jazz. Kalau dengar musik jazz itu bikin dia ngantuk! Hihihi kriuk kriuk. Nah tiap orang itu selera musiknya berbeda, itulah justru indahnya. Kalau musik itu adanya cuma musik jazz doang, gimana kalau saat adegan perang ya? Musik latar jazz kayanya kok kurang nyambung untuk jadi background musik perang ya?

Jadi memang kalau menurut saya ada bagiannya masing-masing, dan menurut saya juga tidak ada satu musik yang lebih dari musik yang lainnya. Tingkat kesulitannya menurut saya sih berbeda-beda, ada yang secara tekniknya yang susah, ada yang tekniknya biasa aja tapi secara soulnya susah banget. Susah banget untuk bisa ngedapatin feelnya, seperti misalnya musik-musik blues.

Jadi menurut saya ya berbeda-beda ya namanya musik dan juga selera orang itu. Tidak bisa kita paksakan juga. Itulah kenapa kalau saya dalam mengajar tidak pernah harus murid saya memainkan musik jazz walau memang musik jazz itu musik yang saya sukai. Dan saya berusaha untuk tetap menjadikan prioritas murid saya untuk belajar itu yang saya utamakan.

Kemarin saya menonton videonya Mike Mangini, ini saya sertakan aja disini ya, soalnya menurut saya bagus banget pembahasan si Mike Mangini ini, dimana disitu dia berbicara mengenai perbedaannya ketika dia mengajar dan juga ketika dia perform. Kalau mengajar kita harus mendengarkan orang terlebih dahulu, dalam hal ini murid kita, kita harus mendengarkan keluhan mereka itu apa, kesulitan mereka itu dimana, dan berusaha untuk memberikan solusinya.

Sementara kalau lagi perform kita tidak perlu mendengarkan orang lain, kita main saja yang terbaik kita. Kita perlu memperhatikan penampilan kita saat perform, memberikan penampilan kita yang terbaik. Jadi fokusnya beda antara mengajar dengan manggung.



Nah silakan ditonton aja videonya, menurut saya apa yang dia sampaikan disitu bagus sekali. Jadi memang ketika teman-teman mencari seorang guru, carilah seorang guru yang memang bisa mengajar dengan baik, bisa menyampaikan dengan baik, dan bukan yang cuma jago dalam bermain drum saja. Saya membuat sebuah artikel yang berjudul Tips Memilih Guru Drum. Silakan teman-teman bisa membacanya di artikel saya tersebut.

Jadi saran saya kalau teman-teman memilih guru drum jangan hanya melihat dari segi jagonya saja. Atau dari segi tenarnya saja, malah banyak guru drum yang bagus yang tidak tenar lho. Nah kalau teman-teman ingin belajar drum langsung dengan saya, untuk detail masalah biaya dan alamatnya silakan teman-teman bisa mengkliknya DISINI.

Kalau begitu sampai ketemu di kelas drum saya yaa.. Saya sudahi dulu artikel mengenai drummer berjilbab ini. Salam drummer!



Baca juga :
  1. Cara Belajar Drum Pemula
  2. Bermain Drum Tanpa Guru
  3. Kursus Drum Terbaik Di Jakarta

Saturday, August 30, 2014

Cara Belajar Drum Pemula

BelajarDrumIman.com - Pertanyaan mengenai cara belajar drum pemula ini sangat banyak ditanyakan oleh teman kita yang memang ingin belajar drum dari awal sekali. Seperti saya besok ada murid baru, kebetulan cewe yang memang belajar drum itu hanya sebagai hobi saja tapi dia menanyakan belajar drum dari awalnya itu gimana?

Saya kemudian balik bertanya lagi, "Apa yang dikejar oleh dia? Alasan dia untuk belajar drum itu apa?". Kenapa saya bertanya seperti itu? Karena kalau belajar drum di saya, saya selalu memperlakukan setiap murid itu berbeda dan tidak saya sama ratakan. Mungkin banyak tempat belajar drum yang memberlakukan semua muridnya sama. Misalnya semua diajarkan dari awal sekali, mau yang sudah bisa atau yang belum bisa juga sama aja.

Pokoknya semua dari nol banget. Hal seperti ini memang bagus apabila muridnya memang dari nol. Tapi bila muridnya memang tidak dari nol, kan jadi malas dong? Harus mengulang lagi dari awal. Apa yang sudah dia pelajari selama ini dianggap nol dan harus mengulang lagi. Kan hal seperti itu jadi meruntuhkan motivasi untuk belajar ya?

Cara Belajar Drum Bagi Pemula


Kalau di saya, saya selalu bertanya terlebih dahulu kepada murid saya, seperti apa tujuan dia belajar drum di saya, dan apa hasil yang ingin dia capai. Karena menurut saya setiap orang ketika ingin melakukan sesuatu pasti punya motivasi didalamnya. Nah motivasi atau keinginan kenapa dia ingin belajar drum ini yang perlu saya ketahui terlebih dahulu, sehingga nantinya saya bisa menyusun program latihan drum yang cocok juga untuk setiap murid saya.

Kalau memang murid saya ternyata dari nol sekali, maka yang perlu kita lakukan terlebih dahulu adalah kenalan dulu dengan drumsetnya. Saya banyak menemukan dulu waktu saya masih punya studio rental di Bogor, dimana ada drummer yang sudah bisa bermain dengan lumayan, tapi tidak tahu mengenai alatnya, atau drumsetnya, sehingga ketika kenapa-kenapa terjadi dengan drumsetnya, dia bingung dan kemudian bertanya ke saya.

Hal itu yang perlu kita ketahui terlebih dahulu. Minimal kita kenal dulu lah dengan bagian dari drumset tersebut. Seperti kalau kita hendak belajar naik sepeda kan kita harus tahu dulu yang mana yang namanya sadel, yang namanya kursi itu yang mana, yang namanya setang sepeda itu yang mana, rantai sepeda itu yang mana dan buat apa. Perlu untuk kita tahu garis besarnya terlebih dahulu sebelum kita belajar.

Nah selanjutnya kalau di saya, pingin tahu selanjutnya apa setelah teman-teman berkenalan dengan drumsetnya? Kalau teman-teman penasaran pingin tahu selanjutnya apa yang akan saya ajarkan, gimana kalau teman-teman mencoba ikutan satu kali belajar drum dengan saya selama satu jam. Sehingga teman-teman bisa mendapatkan gambaran besarnya seperti apa sih belajar drum dengan saya.

Dan untuk teman-teman mengetahui soal biayanya, silakan teman-teman bisa mengkliknya DISINI. Disitu saya menjelaskan dengan mendetail mengenai biayanya dan juga alamat les drum dengan saya itu dimana. Kalau begitu sampai ketemu di kelas drum saya yaa.. Kalau ada yang ingin ditanyakan bisa teman-teman bertanya melalui facebook saya, kalau ada yang tidak dimengerti mengenai cara les drum dengan saya.

Sampai ketemu di kelas drum saya yaa.. Salam drummer!



Baca juga :
  1. Cara Menghidupkan Tangan Kiri Dalam Bermain Drum
  2. Belajar Drum Dari Lagu
  3. Double Pedal Buatan Garut

Friday, August 29, 2014

Buku Ted Reed Syncopation

BelajarDrumIman.com - Buku Ted Reed Syncopation ini merupakan salah satu buku yang termasuk dalam 25 buku drum terbaik versi majalah Modern Drummer. Coba di search aja di mesin pencari Google, kata-kata seperti "the best drum books", barusan ngesearch dan memang buku ini ada di daftarnya majalah Modern Drummer.

Kita lihat yuk penampakan bukunya seperti apa pada gambar di bawah ini,

Buku Ted Reed Syncopation


Buku Ted Reed Syncopation Bagus Untuk Belajar


Cuma yang perlu digarisbawahi, buku ini harus didampingi dengan seorang guru yang bisa menjelaskan dengan baik. Kalau tidak menurut saya, teman-teman akan merasa bahwa kok buku ini isinya gitu-gitu doang sih? Pasti deh! Maka dari itu saya bilang kalau belajar dari buku ini harus punya seorang guru yang bisa menjelaskan manfaat dan kegunaan buku ini dengan baik atau kita hanya melatih dan melatih yang ada disitu tanpa mengerti ini sebenarnya prakteknya buat apa sih.

Teman saya kebetulan membuat artikel mengenai pembelajaran menggunakan buku Ted Reed Syncopation ini. Bisa teman-teman baca di artikel Syncopation ini. Jadi sebenarnya pengembangan buku ini sangat banyak sekali, gimana kita nantinya berkreasi memainkannya di drumset kita. Sangat butuh imajinasi untuk kita menerapkan ini ke drumset dengan cara kita.

Jadi saran saya kalau teman-teman ingin menggunakan buku ini untuk belajar, carilah guru yang bisa mengajarkan menggunakan buku ini dengan maksimal. Kebetulan saya juga sudah membuat artikel mengenai tips gimana kita bisa mencari guru drum yang bagus.

Atau teman-teman ingin ikutan belajar drum dengan saya? Sekarang teman-teman sudah bisa belajar drum secara jarak jauh dengan saya. Jadi walau pun teman-teman tinggalnya tidak di Jakarta, tapi tetap bisa ikutan belajar dengan saya. Atau teman-teman ingin ikutan belajar drum langsung secara langsung dengan saya? Silakan teman-teman bisa mengkliknya DISINI untuk mendapatkan informasi detail dan alamat lengkapnya juga biayanya.

Kalau begitu sampai ketemu di kelas drum saya yaa.. Salam drummer!



Baca juga :
  1. Mengenal Polyrhythm
  2. Jazz Drumming Basic
  3. Pentingkah Bakat Di Musik?

Thursday, August 28, 2014

Cara Memegang Stick Drum Dengan Baik

BelajarDrumIman.com - Kali ini saya mau sharing mengenai cara memegang stick drum dengan baik. Kalau teman-teman pelajari cara memegang stick drum ini maka nanti stick drum teman-teman akan menjadi jauh lebih awet dan juga drumhead dan juga cymbal teman-teman akan jauh lebih tahan lama juga. Asik kan?

Cara Memegang Stick Drum Dengan Baik Biar Stick Awet


Kalau ngga salah saya sudah membuat videonya di salah satu video saya yang saya upload di channel youtube saya, dan saya beri nama juga sesuai dengan judulnya yaitu cara memegang stick drum yang benar. Ketikkan kata kunci ini aja di mesin pencari google, "belajar drum iman prabawa cara memegang stick drum yang benar" nanti pasti video saya keluar.

Tadi saya mengumpulkan stick drum yang patah-patah, kebetulan memang ngga langsung saya buang, biarin aja dulu. Ini dia saya fotokan, ada juga sepasang stick Vater yang belum patah tapi sudah tidak layak digunakan lagi karena sudah tipis sekali, tapi masih bisa saya gunakan cuma sudah ngga enak. Saya masih bisa memainkan beberapa lagu dengan sepasang stick drum Vater itu tanpa patah.

Kalau teman-teman yang lain menggunakan stick drum Vater saya yang itu, pasti sudah langsung akan patah deh. Hihihi kriuk kriuk, saya masih bisa memainkannya dengan keras, beberapa kali saya contohkan ke murid drum saya langsung dan begitu mereka memegang stick drumnya langsung kaget, saya bilang ke mereka, "Mau cobain main drum sama stick drum ini? Pasti langsung patah!". Hihihi, dan mereka ngga berani, mereka yakin memang kalau akan langsung patah dengan stick drum itu. Ini kita lihat ya stick drum yang sudah patah.

Cara Memegang Stick Drum Dengan Baik

Nah kalau kita lihat di gambar di atas, stick drum saya semuanya yang ada di gambar patahnya di tengah kan? Itu karena cara memegang stick drum sayanya, yang menyebabkan stick drum saya pada patah di tengah. Sound drum yang bagus itu pertama kali keluarnya dari tangan kita, gimana tangan kita terlebih dahulu, jadi jangan langsung menyalahkan drumnya yang ngga bagus, tapi tangan kitanya dulu deh.

Kalau kata Billy Sheehan, sound yang bagus itu mulainya dari tangan kita. Itu saya rasakan benar banget. Maksudnya gimana? Coba gini deh, ada 10 orang dan 1 set drum, kemudian sepuluh orang tersebut disuruh memainkan drum dengan sepasang stick drum yang sama. Pasti hasil sound drumnya beda-beda. Kok bisa? Padahal kan drumnya sama, dan juga stick drumnya juga sama?

Nah itu dia yang disebut sound itu mulainya dari tangan kita dulu. Pingin belajar cara memegang stick drum yang menghasilkan sound drum yang asik? Yang membuat stick drum dan cymbal kita dan juga drumhead kita jadi lebih awet? Yuk ikutan aja belajar drum dengan saya, mau secara offline atau secara online juga bisa. 

Kalau secara offline, teman-teman tinggal membaca detailnya DISINI. Kalau begitu saya sudahi dulu saja ya artikel mengenai cara memegang stick drum dengan baik ini. Sampai ketemu di kelas drum saya yaa.. Salam drummer!



Baca juga :
  1. Cara Memegang Stick Drum
  2. Cara Membedakan Stick Asli dan Yang Palsu
  3. Cara Sticking Biar Rata

Wednesday, August 27, 2014

Tutorial Belajar Drum Untuk Pemula

BelajarDrumIman.com - Buat teman-teman yang mencari tutorial belajar drum untuk pemula bisa mengikuti pelajaran-pelajaran saya yang saya berikan melalui blog saya ini dan juga bisa melalui youtube channel saya, dimana saya mengupload banyak video yang saya gratiskan untuk teman-teman belajar.

Dengan begini teman-teman bisa belajar drum sendiri di rumah, di depan komputer atau laptop teman-teman atau bisa juga dengan menggunakan tablet atau handphone. Sekarang memang untuk bisa belajar drum jauh lebih mudah karena kita bisa belajar dengan menggunakan fasilitas internet. Apakah itu berarti bahwa kita tidak butuh guru dalam belajar?

Hanya dengan memanfaatkan internet saja apakah bisa?

Tutorial Belajar Drum Untuk Pemula Di Rumah


Kalau menjawab pertanyaan ini menurut saya, kita masih tetap membutuhkan guru. Masalahnya dengan internet adalah informasinya terlalu banyak dan kita jadi bingung juga menemukan blog atau video yang bagus. Banyak juga video yang ngga jelas, misalnya video yang judulnya apa lalu isinya apa. Sering menemukan yang seperti itu? Saya sering!

Belum lagi masalah bahasa. Buat yang memang bisa bahasa Inggris mungkin akan sedikit lebih enak karena memang banyak video pembelajaran yang berbahasa Inggris, tapi buat yang bahasa Inggrisnya tidak lancar, menonton video berbahasa Inggris malah akan membuat kita menjadi bingung saja.

Tutorial Belajar Drum Untuk Pemula

Nah jadi saran saya tetap, kalau teman-teman ingin bisa belajar drum dengan lebih cepat, sebaiknya memang teman-teman cari guru drum dan langsung les drum saja. Kebetulan saya sudah membuat artikel mengenai Panduan dan Tips Di Dalam Memilih Guru Drum, silakan dicari saja artikelnya di blog saya ini.

Kalau teman-teman mau ikutan belajar dengan saya juga, mau secara offline atau secara online juga bisa. Untuk belajar secara offline dengan ketemu muka langsung dengan saya, teman-teman bisa mengkliknya DISINI untuk mendapatkan informasi detailnya mengenai berapa sih biaya belajar drum dengan saya itu.

Nah kalau begitu saya tunggu di kelas drum saya ya. Sampai ketemu di kelas drum Les Drum Iman Prabawa. Salam drummer! :-)



Baca juga :
  1. Belajar Drum Di Jakarta
  2. Bermain Drum Tanpa Guru
  3. Belajar Drum Online Iman Prabawa

Tuesday, August 26, 2014

Bermain Drum Tanpa Guru

BelajarDrumIman.com - Saya kali ini akan sharing mengenai bermain drum tanpa guru. Banyak teman-teman yang bangga menyandang predikat belajar drum secara otodidak. Sebenarnya belajar drum sendiri itu bagus ngga sih?

Belajar drum sendiri atau kita banyak mengenalnya dengan sebutan belajar drum otodidak adalah dimana kita belajar secara sendirian tanpa ada guru yang mengajarkan.Sebenarnya cara manusia belajar itu kan hanya ada dua ya, yaitu belajar secara sendiri dan belajar melalui orang lain. Kalau secara sendirian berarti kita mencoba sendirian dan kemudian ketika kita salah ya kita belajar dari kesalahan kita dan terus mencoba dan mencoba dan mencoba hingga akhirnya kita bisa dan berhasil.

Bermain Drum Tanpa Adanya Guru


Kalau sekarang belajar secara otodidak tidak bisa dibilang seratus persen sendirian ya. Karena sekarang ada youtube, dimana kita bisa belajar dari banyak sumber. Banyak sekali video drummer yang bisa kita dapati di youtube yang mana banyak guru juga yang membuat video pengajaran drum secara gratisan.

Salah satunya adalah belajar drum online iman prabawa. Hihihi kriuk kriuk. Nah cuma masalah belajar drum secara sendirian tanpa adanya guru tapi mengandalkan internet sebagai sumber belajar kita, bisa dibilang kan ngga kita belajar benar-benar sendirian kan?

Ada yang ngajarin kita melalui video yang kita tonton, walau kita harus mencoba untuk mengertinya secara sendirian. Tidak ada yang memandu kita, kita kalau salah mengerti apa yang dijelaskan melalui video ya akhirnya apa yang kita mainkan nantinya ternyata menjadi salah.

Sekarang kalau kita belajar melalui youtube, sudah banyak sekali video gratisan yang mengajarkan kita. Dengan begitu apakah kita perlu untuk les atau kursus drum? Kalau menurut saya kalau teman-teman ingin cepat bisa, ya memang harus kursus. Kenapa?

Karena kalau belajar sendirian walau pun menggunakan media internet untuk kita belajar, waktu yang akhirnya jadi kita korbankan disini. Kenapa begitu? Karena kan kita harus mencari dan browsing materi yang ingin kita pelajari. Dan biasanya materinya jarang ada yang berurutan. Kalau mau yang berurutan ya biasanya kita harus kursus.

Nah ini dia perjuangannya. Mencari juga dari mesin pencari yang ada itu kadang juga kita menemukan website yang saya sebutnya sampah. Kenapa saya sebut sampah? Karena seringkali judulnya apa isinya apa, dan itu akhirnya kita sudah membuang waktu kita.

Itu dia bedanya, begitu kita menemukan web yang bagus untuk kita belajar, eh bahasanya bahasa Inggris. Kita ngga ngerti nih! Berarti kita harus belajar bahasa Inggris dulu untuk kita bisa mengerti bahasanya. Kalau ngga gitu kita paksakan untuk belajar dari video berbahasa Inggris yang kita tidak mengerti dan kita hanya melihat pada saat drummernya bermain, kita nanti bisa salah tangkap.

Bisa saja yang dia jelaskan itu adalah cara bermain yang salah, itu yang kita tangkap dan justru kita latih. Karena kita tidak mengerti bahasanya jadi deh kita salah latihannya.

Jadi tetap sih saran terbaik saya adalah kalau teman-teman ingin menghemat waktu teman-teman adalah carilah guru! Kalau uang bisa dicari dan kalau uang hilang yang namanya uang itu bisa dicari lagi, sementara kalau waktu sudah hilang, mana bisa waktu diulang kembali?

Jadi sebenarnya lebih berharga waktu dong daripada uang? Nah buat teman-teman yang ingin ikutan belajar drum dengan saya, baik secara offline maupun online, bisa, tinggal teman-teman membacanya DISINI untuk yang ingin belajar langsung dengan saya.

Sampai ketemu di kelas drum saya ya kalau begitu. Salam drummer!



Baca juga :
  1. Tahapan Belajar Manusia
  2. Perbedaan Drummer Otodidak dan Les Drum
  3. Belajar Drum Sendiri

Monday, August 25, 2014

Cara Menghidupkan Tangan Kiri Dalam Bermain Drum

BelajarDrumIman.com - Pertanyaan mengenai cara menghidupkan tangan kiri dalam bermain drum itu saya dapatkan banyak sekali ditanyakan oleh teman kita, baik melalui group Belajar Drum Pemula Iman Prabawa di facebook atau melalui inbox ke saya.

Nah sebaiknya gimana sih caranya kita melatih tangan kiri kita? Ada dua sih sebenarnya yang saya rasakan dalam berkaitan dengan tangan kiri yang lemah ketika kita bermain drum. Seperti apa itu? Yuk mari kita bahas.

Cara Kita Menghidupkan Tangan Kiri Dalam Bermain Drum


Ada yang hanya ingin tangan kirinya tidak kaku saja, nah kalau ini yang jadi masalahnya maka yang harus teman-teman lakukan adalah melatih tangan kiri kita lebih banyak ketimbang tangan kanan kita. 

Atau teman-teman banyak melakukan latihan rudiment saja dengan memperhatikan tangan kirinya. Harus sabar sih kalau menurut saya, karena memang semua itu kan butuh proses, tidak mungkin dalam satu hari bisa langsung cepat. Kalau begitu adanya sudah banyak sekali drummer yang jago dong ya? Karena hanya butuh satu hari latihan saja dan kita bisa jadi jago.

Kan ngga gitu juga tho? Jadi memang harus latihan setiap harinya secara rutin, saya aja untuk bisa mengejar kecepatan single stroke hingga 200 BPM dan juga double stroke bisa sampai 200 BPM not 1/16 membutuhkan waktu 2 tahun.

Jadi memang sangat butuh waktu sekali, tidak ada yang namanya proses satu malam saja. Nah kalau masalah tangan kiri yang kurang dari tangan kanan tinggal seperti itu saja, teman-teman bisa mencari juga di youtube, guru saya Sandy Andarusman ada membuat video mengenai latihan tangan kiri, dia disitu menjelaskan sama juga. Bahwa kalau tangan kiri kita mau hidup ya banyakin aja melatih tangan kirinya. Dilatih lebih banyak ketimbang tangan kanannya.

Video di bawah ini adalah salah satu cara untuk melatih tangan kiri kita, tapi yang ini lebih kalau kita ingin tangan kita bisa banyak memainkan ghost note, dan lebih aktif memainkannya di snare drum. Yuk langsung saja kita tonton videonya di bawah ini,



Seperti itu kira-kira gambaran latihannya,dan kalau teman-teman ingin mendapatkan latihan detailnya seperti apa, teman-teman bisa langsung les drum saja dengan saya. Silakan bisa mengklik DISINI untuk mendapatkan detail informasi mengenai berapa biayanya dan alamatnya dimana.

Teman-teman tidak berada di Jakarta? Tapi ingin tetap les dan belajar bareng dengan saya? Sekarang bisa lho teman-teman belajar drum secara online, gimana caranya? Silakan teman-teman mengkliknya DISINI untuk info detailnya ya. Kalau begitu saya sudahi dulu ya artikel cara menghidupkan tangan kiri dalam bermain drum ini. Sampai ketemu di kelas drum saya.. Salam drummer!



Baca juga :
  1. Hyper Blast Kanan Kiri Yang Cepat
  2. Belajar Melemaskan Tangan Pada Teknik Drum
  3. Stick Drum Apa Yang Awet